Kasus Pelecehan Seksual di Kampus Gunadarma

Bejat! Empat Pegawai Kemenkop-UKM Ini Perkosa Perempuan dengan Dicekoki Minuman Dulu Pemerkosaan kalipare
Ilustrasi pelecehan seksual (shutterstock)

blok-a.com — Terjadi pelecehan seksual oleh seorang mahasiswa Universitas Gunadarma, Senin (12/12/2022).

Bunga (nama disamarkan), korban, mengaku telah menerima tindakan pelecehan seksual oleh temannya sendiri yang bernama Tegar Putra Pradanta. Mereka adalah teman satu kelas di kampus.

Saat itu, menurut kronologi yang dijelaskan oleh Bunga, kejadian itu berlangsung pada hari Jumat (9/12/2022). Pelecehan tersebut terjadi di dalam Kampus G, Universitas Gunadarma.

Bunga awalnya sedang mencari makan di kantin Kampus E, namun ternyata tempat tersebut penuh, akhirnya ia mengurungkan niatnya untuk makan.

“Saat itu aku lagi istirahat sekitar jam 10.27, aku niat makan di Kampus E, tapi karena tempat makan di sekitar situ penuh, akhirnya aku nggak jadi makan,” tutur Bunga.

Setelah itu ternyata Tegar, pelaku, menghubungi Bunga dan menanyakan keberadaannya. Saat itu Bunga tidak berpikir macam-macam tentang Tegar.

“Dia nanya aku lagi dimana, ya karena temen juga aku ga mikir dia bakal aneh-aneh ke aku, aku jawab aja di Kampus E,” ujar Bunga.

Awalnya mereka berencana untuk bertemu di suatu tempat, namun karena Bunga sudah menuju ke Kampus G, akhirnya mereka bertemu di depan ruang kelas yaitu G 112.

Di depan ruangan tersebut mereka bertemu dan mengobrol seperti biasa, tidak ada obrolan aneh yang mesum.

“Awalnya ngobrol biasa, ngobrolin perkuliahan, ngobrolin temen temen,” ujarnya.

Sampai akhirnya, kejadian tidak mengenakan pun terjadi. Bunga dipanggil oleh Tegar untuk ke bawah menuju toilet. Bunga mengaku bahwa mungkin Tegar ingin menanyakan dimana toilet pria karena memang tidak ada tanda di sana.

“Aku lupa jam berapa dia turun ke toilet terus manggil aku, aku kira dia mau nanya toilet cowok yang mana soalnya emang ngga ada tandanya di situ,” tutur Bunga.

Nahas, setelah turun, Bunga langsung didorong oleh Tegar menuju dinding dan dicium. Bunga sangat kaget dan langsung mendorong Tegar.

“Aku dorong dia ke belakang sambil bilang, ‘apaan sih goblok ga jelas banget’ terus dia malah nyaut ‘sekali-kali aja’ sambil meragain angka satu di jarinya, tapi aku tetep nolak.” pungkasnya.

Bunga pun kembali ke tempat dimana ia dan Tegar mengobrol. Lalu di situ Tegar mulai berbicara hal-hal mesum.

Dengan naiknya kasus ini, Bunga berharap pelaku mendapatkan sanksi yang setimpal karena ternyata korban pelecehan seksual oleh Tegar bukan hanya dia saja. (mg1/bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?