KOTA MALANG – Kapasitas bed isolasi di safe house atau rumah karantina yang berada di Jalan Kawi Kota Malang dikabarkan penuh. Penuhnya bed isolasi tersebut lantaran melonjaknya angka kasus Covid-19.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Sri Winarni mengatakan kapasitas bed di rumah isolasi berjumlah 90 bed. Dan semunya telah penuh terpakai oleh pasien terkonfimasi positif Covid-19 dengan gejala ringan sampai sedang.
“Iya dari kapasitas 90 bed di safe house semuanya telah terisi penuh,” ujarnya kepada Blok-A, Rabu (9/12).
Meski kapasitas bed isolasi sudah penuh, namun Sri mengungkapkan, pihak Dinkes Kota Malang tidak akan menambah jumlah bed. Pasalnya saat ini pihaknya masih menunggu beroperasinya Rumah Sakit (RS) Lapangan yang berada di Poltekkes Kemenkes Malang (Polkesma) pada pekan depan.
“Ini kan masih ada pembangunan RS lapangan. Nanti kami juga akan memanfaatkan RS lapangan untuk rujukan pasien menjalani isolasi,” tuturnya.
Sementara itu Kabag Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Nur Widianto mengatakan pengadaan RS lapangan memang sangat dibutuhkan kehadirannya dalam rangka penanganan pasien Covid-19 di Kota Malang.
“Itu (safe house penuh) juga menjadi pertimbangan akhirnya kemarin Sekda Provinsi Jatim bersama Pemprov Jatim untuk serius dengan melakukan kunjungan ke rencana pengoperasian RS lapangan. Terlebih beberapa rumah sakit juga dikabarkan penuh kan, makanya pembangunan dipercepat,” terangnya.
Apalagi, kata Widianto, dengan hadirnya RS lapangan nanti di Polkesma, dapat mengurangi beban penanganan pasien Covid-19 di RS rujukan baik di Kota Malang maupun pasien di Jawa Timur.
“Petunjuk dari Pemprov Jatim itu (RS lapangan) tidak semata memberikan layanan kepada warga Kota Malang namun sebagaimana RS rujukan lainnya juga mengcover daerah sekitar juga. Yang jelas RS Lapangan ini dibuat untuk masyarakat Jawa Timur tidak hanya Malang saja,” ujarnya.
Untuk diketahui RS lapangan di Polkesma, Kota Malang memiliki kapasitas sebanyak 306 bed isolasi dengan didukung 10 bed Intensive Care Unit (ICU). RS lapangan tersebut nantinya akan difungsikan sebagai rujukan pasien Covid-19 tanpa gejala, gejala ringan sampai gejala sedang.
Diperkirakan RS lapangan tersebut akan rampung dalam tempo 7 hingga 10 hari ke depan. Nantinya, RS lapangan ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti tempat gym, jogging track hingga cafetaria yang buka 24 jam penuh untuk memenuhi kebutuhan pasien.










Balas
Lihat komentar