Kampung Budaya Polowijen Dibuka Lagi, Cek Syaratnya Disini!

Kampung Budaya Polowijen
Kampung Budaya Polowijen - Foto: Bob Bimantara

KOTA MALANG – Hore, Kampung Budaya Polowijen yang berada di Kelurahan Polowijen Kecamatan Blimbing kini sudah bisa dikunjungi, Minggu (1/11). Hal ini sesuai dengan adanya izin dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang.

“Jadi mulai hari ini Minggu kami sudah mulai buka lagi setelah sempat sejak Maret akhir tutup karena Covid-19. pembukaannya ini sudah dicek kesiapannya oleh Disporapar,” kata Penggagas Kampung Budaya Polowijen, Isa Wahyudi alias Ki Demang ke Blok-A Minggu (1/11).

Kampung Budaya Polowijen sendiri sudah siap terkait protokol kesehatannya. Sebelum masuk ada pengecekan suhu tubuh. Seperti biasanya jika pengunjung bersuhu 37,5 derajat celcius, tidak diperbolehkan masuk.

“Dan kami batasi juga tidak lebih dari 100 orang yang akan masuk di sini. Biasanya kan kuotanya 150-200 tapi ini cuma 75-100,” tuturnya.

Selain itu kata Ki Demang pengunjung diwajibkan mengisi buku hadir yang berisi nomor telepon hingga nama. “Supaya nanti bisa mempermudah mentracing jika ada kelebihan pengunjung,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk tiket masuk ke Kampung Budaya Polowijen masih gratis hanya untuk pengunjung yang hadir sendirian atau berdua.

“Ini masih kami pikirkan untuk yang datang sendirian ini gimana tiketnya. Kami masih gratiskan hingga kini,” tutur Ki Demang.

Namun, kalau datang beramai-ramai seperti 30-50 orang datang ke Kampung Budaya Polowijen. Ada harganya. Rp 15 ribu, 20 ribu dan 50 ribu per orang.

“Nanti ada sejumlah keuntungan. Keliling dengan guide. Terus ada perform tari dan diajari tarian. Mewarna topeng Malang. Dan dapat souvernir gantungan kunci,” tutupnya.

Untuk cara pemesannya sendiri bisa langsung kontak melalui instagram Kampung Budaya Polowijen, yakni @kampungbudayapolowijen.

Exit mobile version