Kala Khofifah Buat Lagu ‘Rek Ayo Rek’ Bergema di Tanah Papua

Khofifah mengjunjungi PermaJatim di Sorong, Provinsi Papua Barat Daya (PBD). (Pemprov Jatim)
Khofifah mengjunjungi PermaJatim di Sorong, Provinsi Papua Barat Daya (PBD). (Pemprov Jatim)

Sorong, blok-a.com – Perkumpulan masyarakat Jawa Timur (PermaJatim) di Sorong, Provinsi Papua Barat Daya (PBD), yang aktif mencapai 4.017 orang, yang tidak aktif lebih dari 4.000 orang.

Demikian terungkap dari laporan Ketua PermaJatim, Mujiono, kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Rabu (25/1/2023) malam di Hotel Rylich Panorama, Kota Sorong, PBD.

Lagu ‘Rek Ayo Rek’ pun bergema di bumi Sorong. Khofifah mengajak semua yang hadir untuk menyanyikan lagu khas Jawa Timur tersebut sebagai pengobat rindu.

Khofifah terus berupaya merajut silaturahmi dengan masyarakat Jawa Timur di berbagai wilayah di Indonesia termasuk di PBD ini.

Dengan silaturahmi maka tali persaudaraan terbangun kuat. Sehingga hubungan persaudaraan tersebut akan jadi penguat relasi perdagangan antar wilayah.

“Pertemuan ini nyambung seduluran dan nyambung perdagangan,” aku Khofifah.

Dia berpesan masyarakat Jatim di PBD bisa membawa misi budaya yang mencerminkan Bhinneka Tunggal Ika. Dan di mana pun masyarakat Jatim tinggal harus mampu menjalin hubungan baik dengan siapa pun.

“Budaya Jawa Timur itu budaya Bhinneka Tunggal Ika. Budaya Jawa Timur itu budaya Nusantara yang harus disemai di mana pun berada,” katanya.

Dari forum ini hubungan dagang terjadi. Sinergi antara Pemprov Jatim dengan Pemprov PBD akan tetap menjaga budaya dan saling sambung perdagangan.

“Peluang dagang warga di Jawa Timur sama dengan di PBD, ada peluang rezeki dari jual beli melalui forum ini,” bebernya.

Agenda silaturahmi ini merupakan rangkaian misi dagang Provinsi Jatim ke Provinsi PBD yang mempertemukan pelaku bisnis dan Kadin dari kedua provinsi.

“Mereka sudah terkoneksi antara Kadin dengan Kadin, antara pelaku usaha dengan pelaku usaha kemudian antara IWAPI dengan IWAPI dan sektor lainnya seperti BUMD dengan BUMD,” tegasnya.

Dari usaha bisnis itu Khofifah, berpesan untuk menyisihkan hasil usaha untuk beasiswa dan hidup fakir miskin dan yatim.

“Supaya semua sukses jadi saudagar-saudagar kaya raya tidak meninggalkan konsep zakat, sodaqoh agar barokah,” harapnya.

Ketua PermaJatim, Mujiono, melaporkan di Kota Sorong warga Jatim mencapai 4017 orang, lainnya tidak aktif di paguyuban lebih dari 4000 orang.

Ia mengaku gembira bisa bertemu dengan Gubernur Khofifah di Sorong.

“Alhamdulillah, atas izin Allah tidak disangka Ibu bisa datang di sini di Kota Sorong ketemu warga Jawa Timur,” kata Mujiono.

Di momentum ini Gubernur Khofifah memberi cenderamata kepasa Ketua PermaJatim Sorong, Papua Barat Daya berupa uang Rp50 juta.(kim/lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?