Jelang Pembangunan Kayutangan Heritage, Dishub Bongkar Median Jalan untuk Akses Putar Balik

Kawasan Kayutangan Malang
Kawasan Kayutangan Malang - Foto: Bob Bimantara

KOTA MALANG – Penutupan jalan untuk kepentingan proyek Kayutangan Heritage tidak dilakukan sesuai jadwal awal, yakni hari ini Senin (2/11).

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menunda penutupan itu karena musti membongkar sejumlah titik median tengah di sepanjang Jalan Basuki Rahmat.

Tujuan pembongkaran itu adalah sebagai tempat untuk putar balik warga sekitar atau pekerja di sekitar Jalan Basuki Rahmat.

“Kan di sepanjang Jalan Basuki Rahmat itu median tengah jalannya full tidak ada untuk putar balik. Nah kami sebelum menutup (karena pembangunan) harus membuka akses putar balik. Tujuannya untuk memudahkan orang-orang yang berkepentingan,” tutur Kepala Dishub Kota Malang, Handi Priyanto ke Blok-A, Senin (2/11) malam.

Handi mengatakan pengerjaan pembongkaran itu mulai dilakukan malam ini. Dan selesainya sendiri diprediksi Rabu (4/11) atau Kamis (5/11) depan.

“Malam ini sekitar pukul 22.00 atau lebih sudah mulai pembongkaran. Ada sejumlah titik yang dibongkar. Pembongkaran median itu nanti sesuai dengan lebar mobil,” tutur ia.

Alhasil, setelah selesai dibongkar dan bisa dibuat putar balik, Jalan Basuki Rahmat bisa mulai ditutup.

“Iya akan kami mulai penutupan ketika sudah selesai ya sekitar Rabu atau Kamis depan,” pungkasnya.

Pengerjaan koridor Zona I dan II Kayutangan Heritage sudah bisa dimulai.

Pengguna jalan Kota Malang musti rela tidak bisa berkendara melewati Jalan Basuki Rahmat sampai Desember 2020 ini.

Setelah Desember 2020 nanti, Pemkot Malang telah mengklaim pembangunan koridor Kayutangan Heritage ini layaknya Malioboro Yogyakarta.

Trotoar di sepanjang Jalan Basuki Rahmat diperlebar sampai empat meter dan jalan aspal diganti dengan batu andesit.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com