KOTA BATU – Sabtu (10/4) gempa magnitudo 6,7 mengguncang kawasan Malang. Getaran yang cukup besar itu menimbulkan runtuhnya patung gorila di Batu Secret Zoo, Jawa Timur Park (JTP) 2.
Patung gorila tersebut ringkih di bagian kepala. Dibalik viralnya patung ini, ternyata ada tangan seniman Kota Batu, Sudjono Djonet yang berjasa. Mantan Manager Art Jatim Park ini pun membagikan asal-usul ide dan filosofis dari patung realis yang dibuatnya.
“Patung itu dibuat pada tahun 2008. Waktu itu pengerjaanya hanya 3 bulan, dikerjakan 26 orang. Ya memang Jatim Park itu nggak pernah lama kalau mengerjakan sesuatu,” ujar Sudjono di Cafe Ayo Mancing, Minggu (11/4).
Pria yang juga penggiat seni di Kota Batu ini membeberkan bahwa dulunya patung tersebut terinspirasi dari Film Kingkong (2005). Sosok binatang Kingkong yang penolong, ternyata memiliki makna yang dalam.
“Tokoh kingkong itu penolong dan penyayang, kelihatannya saja seram. Binatang ini jadi simbol penolong pariwisata Kota Batu. Saat itu kondisi pariwisata belum seperti sekarang. Ya intinya ini simbol penolong, menjawab kegelisahan pariwisata,” bebernya.
Sudjono pun mengaku kaget dengan kabar ambrolnya patung tersebut. Menurutnya saat itu desain dan bahan yang ia buat sudah cukup kokoh. Mulai dari rangka besi beton, dilapisi semen, hingga dicat acrylic.
“Tapi ya namanya kejadian alam, kita nggak tahu. Ternyata bisa merusak patung sekokoh itu. Tapi ya meskipun begitu, kenangannya itu kekal di sana,” tuturnya dengan wajah bak terharu.
Dari pantauan Blok-A Media, saat ini patung tersebut sebagian badannya sudah ditutup dengan terpal. Sementara wahana Snail Coaster dan Moo Moo Farm yang melingkar di patung tersebut tidak beroperasi, namun wahana lain aman untuk pengunjung.









Balas
Lihat komentar