Horor dan Gelap, Alun-alun Merdeka Malang saat Malam Hari

Alun-alun Merdeka saat Malam hari, Kamis (18/5/2023) (blok-a/Nasrul)
Alun-alun Merdeka saat Malam hari, Kamis (18/5/2023) (blok-a/Nasrul)

Kota Malang, blok-a.com – Alun-alun Merdeka Kota Malang ketika malam hari terlihat gelap.

Warga pun heran karena alun-alun itu adalah salah satu taman di tengah kota dan juga terlihat jomplang dengan koridor Kayutangan Heritage yang kini tertata dan terang.

Hal itu diungkapkan salah satu pengunjung Gibran.

Gibran mengaku Alun-alun itu terlihat tidak menarik perhatiannya saat jalan-jalan di tengah Kota Malang.

Sebab, Alun-alum Merdeka itu gelap. Penerangannya kurang. Alhasil, dia memilih tidak ke Alun-alun meskipun parkir di depan masjid Jami Kota Malang.

“Saya lebih suka ke Kayutangan di sana jalan-jalan dan ngopi banyak pilihan,” tuturnya.

Sementara itu, Alun-alun Merdeka Kota Malang sendiri ternyata sudah gelap sejak pandemi Covid-19.

Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH) DLH Kota Malang Laode Kulaita menjelaskan, gelapnya taman yang luas di tengah kota itu karena banyak lampu yang dicuri.

“Waktu Covid-19 itu banyak yang curi lampu mas dan kabelnya juga,” kata dia dikonfirmasi blok-a.com, Selasa (15/5/2023).

Oleh karena itu, di sepanjang jalan setapak masuk ke plaza Alun-alun Merdeka Kota Malang gelap.

“Dulu itu masih ada penerangan mas tapi sekarang memang gelap,” ujarnya.

Rencana Penerangan Alun-alun Merdeka Kota Malang

DLH Kota Malang sudah diperintah oleh Wali Kota Malang Sutiaji untuk memperbaiki Alun-alun Merdeka Malang.

Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH) DLH Kota Malang Laode Kulaita menjelaskan, Sutiaji ingin Alun-alun Merdeka ini juga tertata selayaknya koridor Kayutangan.

“Kan Kayutangan itu sudah bagus masak Alun-alun ini gelap. Ini yang jadi fokus Pemkot Malang,” kata dia.

Oleh karena itu, Alun-alun Merdeka Malang akan dipasang lampu. Lampunya pun akan dipasang dengn dekoratif layaknya di koridor Kayutangan Heritage.

“Kami ingin menyambungkan konsep dekoratifnya sama kayak di Kayutangan persis,” kata dia.

Lampu dekoratif itu akan dipasang di lima jalur setapak menuju plaza Alun-alun Merdeka Malang.

“Setiap 4 meter sekali ada lampu. Jadi akan terang tapi gak terang banget pas malam,” ujarnya.

Kabel lampu itu rencanannya ditanam. Dia menjelaskan, penanaman kabel itu antisipasi lampu dan instalasinya dicuri.

“Biar gak dicuri lagi. Ini antisipasinya,” tuturnya

Laode juga menambahkan, di tribun sekitar plaza juga akan diberi lampu sorot. Setiap pohon yang rimbun juga akan diberi lampu di bawahnya.

“Jadi saat malam pohon itu bersinar gak horror lagi,” jelasnya.

Untuk dananya sendiri sudah disiapkan Rp 900 juta kurang lebih. Pembangunannya sendiri akan dilakukan sekitar Juni atau Juli 2023 mendatang.

“Ini masih proses pengajuan lelang dan nanti lelang. Dan pengerjaannya itu mungkin Juni atau Juli 2023,” tutupnya. (bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Redaktur pelaksana sekaligus Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Malang Raya.