Kota Malang, blok-A.com – Jika sekolah kalian memiliki perpustakaan yang banyak dengan buku, SMK Nasional Malang tampil beda denagn konsep perpustakaan ala kafe kekinian. SMK Nasional berinovasi dalam membangun sebuah hall (aula) semi outdoor, dengan konsep perpustakaan kafe yang diberi nama Hall Cafece (Café Cerdas), Rabu (10/08/2022).
Hall Cafece mencoba meleburkan sebuah perpustakaan yang penuh dengan buku, menjadi tempat nongkrong siswa-siswinya, untuk lebih nyaman membaca buku. Miliki tiga dinding yang salah satu sisinya dibiarkan terbuka, hinga korden yang berfungsi sebagai penutup jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Terpasang rak yang dipenuhi dengan buku pelajaran, komik, novel, hingga koran. Hall Cafece juga memiliki counter makanan dan minuman di salah satu sudutnya. Tidak lupa, sejumlah alat musik yang tersedia bagi siapa saja yang ingin memainkannya. Siswa, guru, dan staff bisa mengisi waktu dengan membaca buku ataupun memesan makanan disana.
Kepala SMK Nasional Malang, Drs. Rusdi, M.Si menjelaskan bahwa konsep perpustakaan café tersebut, supaya beda dari yang lain. Ini bertujuan agar para siswa bisa lebih akrab dengan buku dan lebih nyaman membacanya.
“Bisa dibayangkan, di sini mereka bisa makan, minum, serta nongkrong, tetapi sambil membaca buku,” ucap Rusdi.
Rusdi juga ingin menghapus kesan perpustakaan yang sepi, tidak boleh berisik, serta dilarang makan dan minum. Dia ingin anak-anak didik SMK Nasional Malang bisa berteman dengan buku dengan santai, sehingga membaca bisa menjadi kebiasaan yang menyenangkan.
“Tujuan dari gerakan literasi adalah membudayakan membaca, maka dengan adanya Hall Cafece ini, kita tidak perlu memaksa anak untuk membaca, tetapi mereka yang dengan senang hati membuka-buka buku sambil makan dan mengobrol dengan teman-temannya,” tambah Rusdi.
Tidak hanya itu, guru-guru disana pun tetap mengawasi muridnya yang sedang berada di area Hall Cafece. Untuk selalu mengingatkan bahwa buku harus tersimpan rapi, hingga buang sampah pada tempatnya.
Ini sebuah inovasi yang sangat baik untuk murid-murid disana. Selain mengakrabkan murid dengan sebuah buku, juga menumbukan karakter yang baik bagi sang murid.
(mg1/bob)










Balas
Lihat komentar