Gojek Tegaskan Sudah Putus Mitra dengan Oknum Ojol yang Memukul Karyawan Wanita

driver ojol pukul karyawan wanita
Kondisi korban pemukulan oleh seorang driver ojol di Lippo Mall Puri, Jakarta Barat (foto: Instagram/@ramenya.id)

Blok-a.com – Pihak Gojek akhirnya buka suara soal kasus driver ojol yang memukul karyawan wanita disalah satu restoran Jepang di Lippo Mall Puri, Jakarta Barat.

Seperti diketahui, salah satu driver ojol baru-baru ini telah melakukan tindak kekerasan terhadap seorang wanita yang merupakan karyawan restoran.

Pemukulan ini terjadi lantaran tak terima ditegur oleh karyawan tersebut saat salah mengambil pesanan makanan. Driver itu diketahui memukul korban pada bagian mata kanannya.

Atas kekerasan yang dibuatnya, korban pun dilarikan ke rumah sakit dan mengalami trauma tumpul mata kanan.

Tak lama kemudian, pihak Gojek pun memberikan tanggapannya terkait kasus tersebut. Tanggapan itu ditulis melalui Instagram resminya @gojekindonesia dalam kolom komentar unggahan @ramenya.id.

Dalam keterangannya itu, Gojek menegaskan bahwa driver ojol yang memukul karyawan wanita, kini sudah putus mitra dengan gojek alias diberhentikan. Bahkan pihak Gojek mengungkapkan telah memblack list driver tersebut sehingga tidak dapat lagi menjadi mitra Gojek.

“Kami menyesalkan kejadian yang menimpa karyawan RamenYA! dan dengan tegas langsung menindak mitra bersangkutan sesuai dengan aturan yang berlaku. Saat ini kami telah memutus kemitraan dan mem-blacklist driver tersebut sehingga tidak dapat menjadi mitra Gojek kembali,” tulis @gojekindonesia dalam keterangannya.

Keputusan pemberhentian driver ojol tersebut dikarenakan telah melanggar aturan yang diterapkan dan mencoreng nama jutaan mitra driver lainnya yang telah memberikan pelayanan baik terhadap customer.

“Kami tidak menoleransi segala bentuk tindak kekerasan dalam pelayanan mitra dan menyayangkan kejadian ini karena telah merugikan karyawan RamenYA!, serta mencoreng pelayanan baik jutaan mitra driver Gojek lainnya,” lanjutnya

Lebih lanjut, Gojek mengaku telah menghubungi korban untuk ditawarkan bantuan medis, psikis, dan bantuan lainnya yang diperlukan.

“Kami juga telah menghubungi karyawan serta perwakilan pihak RamenYA! secara langsung dan telah menawarkan bantuan medis dan psikis apabila diperlukan serta bantuan lainnya, termasuk membantu pihak yang berwenang jika diperlukan sehubungan dengan kejadian tersebut,” pungkasnya.

(hen)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com