KOTA BATU – Museum Angkut by Jatim Park Group tidak hanya menyimpan mobil-mobil klasik yang penuh cerita. Ada juga kendaraan lain, seperti motor Cushman Eagle 1956 yang legendaris ini.
Saat masih ramai digunakan oleh anak muda di era 1950-an dulu, Cushman Eagle merupakan salah satu motor yang punya cerita unik. Ketika penjualan sepeda motor Harley-Davidson dan Indian melonjak pasca Perang Dunia II, harga kedua merek motor tersebut jadi mahal dan cukup tinggi untuk anak muda.
Di situlah, banyak anak muda yang tidak mampu membeli Harley-Davidson atau Indian kemudian memilih Cushman Eagle sebagai alternatif terbaik. Modelnya memiliki gaya serupa, tapi dalam paket yang lebih kecil dan harga yang terjangkau.
Cushman menggunakan mesin kecil mereka yang sudah ada, kemudian merakit skuter yang harganya lebih terjangkau. Sebuah kontrak militer pasca Perang Dunia II juga memastikan kelangsungan hidup perusahaannya. Mereka pun terus berkembang hingga era 1950an.
Cushman Eagle adalah komponen utama dalam kesuksesan di masa perkembangannya. Model ini menampilkan mesin flathead silinder tunggal 8 daya kuda, yang berkapasitas 349 cc.
Dengan mesin sebesar itu dalam rangka yang kecil, Cushman Eagle mampu mencapai kecepatan 80 km per jam saat pengendara melakukan full tuck, bahkan 100 km per jam dengan tailwind.
Cushman dapat dibilang sukses dalam menciptakan styling Eagle yang mirip model Harley dan Indian pada saat bersamaan. Alih-alih skuter step through, Eagle bergaya top tube. Sebuah tangki bensin berbentuk tetes air mata (teardrop) yang dihiasi tulisan mewah berada pada bagian atasnya, membuat Eagle terlihat seperti big bike alih-alih skuter kecil.
Cushman Eagles bertahan hingga periode 1960an sebelum akhirnya berhenti diproduksi. Saat ini, Anda dapat membeli model generasi baru Cushman Eagle di situs resmi Cushman.
Eagle yang didesain ulang dibanderol 5.885 dolar AS (Rp 82,5 juta). Untuk model 1956 sendiri, seperti yang ada di Museum Angkut, tawaran tertinggi hingga saat ini adalah 3.500 dolar AS (Rp 49,07 juta).
Anda dapat melihat motor Cushman Eagle 1956 ini di zona Hall utama Museum Angkut. Setelah pintu masuk, motor ini akan terlihat berjejer dengan motor-motor jenis lainnya seperti vespa hingga motor roda tiga.
Selain Cushman Eagle, pengunjung juga bisa melihat motor-motor lainnya dari berbagai pabrikan. Ada Simson, Zundapp, Victoria, Sunbeam, dan beberapa lainnya dari berbagai era. Menarik banget kan?
Jangan lupa untuk segera masukkan Museum Angkut kedalam list wisata Anda ya, tentunya hanya di Jatim Park Group!










Balas
Lihat komentar