E-Coli Jadi Penyebab Ratusan Mahasiswa FT UB Keracunan

UB Histeria pelecehan seksual fakultas hukum UB korban pelaku DO
Universitas Brawijaya (blok-A.com/Syams Shobahizzaman)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Hasil laboratorium makanan yang menyebabkan mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Brawijaya (UB) keracunan keluar.

Hasil lab itu menyatakan makanan yang dikonsumsi mahasiswa FT UB itu mengandung bakteri E-Coli yang berlebihan.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, sebanyak ratusan mahasiswa FT UB angkatan 2022 diduga mengalami keracunan makanan ketika melakukan kegiatan Kemah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Jedong, Kecamatan Wagir Kabupaten Malang.

Sementara itu, bebeapa waktu lalu Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Malang melakukan uji lab yang mengambil sampel dari sisa makanan dan air yang ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hasil uji lab tersebut telah keluar pada Senin (13/02/2023), Kasatrekrim Polres Malang, Iptu Wahyu Riski Saputro menuturkan hasil dari pemeriksaan lab tersebut ditemukan bahwa makanan yang di masak oleh juru masak tersebut mengandung bakter E-Coli yang berlebihan.

“Kami tidak bisa menyimpulkan bahwa bakteri E-Coli itu disebabkan karena makanan yang dimasak kurang matang atau seperti apa, yang jelas dari hasil pemeriksaan terhadap barang-barang yang telah kami amankan dilokasi hasilnya demikian,” terang Wahyu saat dikonfirmasi, Senin (13/02/2023).

Sementara itu, dikatakan Wahyu, jika air yang di periksa masih dalam tahap normal atau memenuhi syarat.

Selanjutnya, rencana tindak lanjut yang akan dilakukan pihak kepolisian yakni akan berkoordinasi dengan saksi ahli dari Dinas Kesehatan Kabupaten Malang untuk melakukan pemeriksaan.

“Kami akan melakukan pemeriksaan dengan melibatkan saksi ahli dari Dinkes, khususnya terhadap hasil pemeriksaan laboratorium ini,” paparnya.

Hingga saat ini, Wahyu menyebut belum ada saksi tambahan yang akan diperiksa. Sehingga saksi yang dilibatkan masih sama, yakni enam juru masak dan satu dari Dekan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya.

“Dari setelah nanti kami memeriksa saksi ahli kami akan melakukan pengembangan lainnya,” pungkasnya.

(ptu)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com