Dua Jembatan di Pacitan Hancur Diterjang Banjir 2022, Kini Sudah Mulus

Jembatan pacitan
Gubernur Khofifah meresmikan jembatan penghubung di Pacitan, Selasa (10/1/2023). (Humas Pemprov Jatim)

Pacitan, blok-a.com- Kabupaten Pacitan merupakan daerah siaga bencana sepanjang tahun. Di musim kemarau, kekeringan mengancam. Di musim hujan, ancaman banjir dan longsor.

Sedikitnya 4 jembatan hancur diterjang banjir 2022. Dua buah jembatan, yakni Jembatan Kembang di Desa Kembang Kecamatan Pacitan dan Jembatan Gandu di Desa Wonodadi Kulon, Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Pacitan, kini sudah mulus.

Jembatan penghubung akses ekonomi warga ini menegaskan infrastruktur penting konektivitas antar daerah. Termasuk akses ekonomi, akses pendidikan, sosial, dan budaya masyarakat.

Dua jembatan ini baru saja diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Selasa (10/1/2023) yang disaksikan langsung Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Kepala Dinas PU Bina Marga Prov Jatim Edy Tambeng Widjaja, Kepala Desa Kembang dan Kepala Desa Gandu.

Baik Jembatan Kembang maupun Gandu, dibangun dengan konstruksi jembatan bailey. Kedua jembatan itu dibangun dengan sumber pendanaan dari Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemprov Jatim senilai Rp6,03 miliar untuk Jembatan Kembang dan Rp3,08 miliar untuk Jembatan Gandu.

Sebagai informasi, Jembatan Kembang membentang sepanjang 39 meter dengan lebar 4,8 meter menghubungkan Desa Kembang dan Desa Sirnoboyo. Sedangkan Jembatan Gandu dibangun di atas Sungai Gandu penghubung Desa Wonodadi Kulon dan Desa Sembowo sepanjang 27 meter dan lebar 4,2 meter

“Jembatan putus masuk prioritas penanganan. Jembatan ini bukan hanya memiliki fungsi fisik saja. Melainkan juga memiliki fungsi menghubungkan ekonomi, pendidikan, layanan kesehatan juga menyambungkan seduluran (persaudaraan),” ungkapnya.

Peresmian jembatan ini juga menjadi pendukung maksimalisasi aktivitas masyarakat pasca PPKM resmi dicabut oleh pemerintah pusat.

“Maksimalisasi pemulihan sektor ekonomi, sosial budaya, pendidikan dan kerukunan antar wilayah dan mempererat kekerabatan. Kepada masyarakat saya sampaikan bahwa jembatan ini sudah bisa dinikmati dan semoga memberi manfaat barokah. Tolong dijaga dan dirawat ya,” jelasnya

Sebelumnya, kedua jembatan tersebut sempat terputus akibat banjir dan longsor di Kabupaten Pacitan, Oktober 2022 lalu.

Diketahui, Jembatan Kembang dan Jembatan Gandu merupakan jalan penghubung utama masyarakat setempat. Karenanya, kerusakan kedua jembatan itu sempat melumpuhkan perekonomian, layanan kesehatan dan pendidikan masyarakat Pacitan.

Kemudian, Khofifah, mantan Mensos RI ini juga mengatakan bahwa Pacitan merupakan daerah kedua yang memiliki prosentase Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terendah di Jatim. “Artinya ini menjadi potensi yang besar bahwa masyarakat Pacitan adalah masyarakat yang pekerja keras,” sebutnya

Maka, melihat potensi besar tersebut Khofifah memberi tantangan bagi Bupati Pacitan untuk menyiapkan santri-santrinya untuk bisa mengakses kuota beasiswa pendidikan di Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir.

“Ini karena ketika saya berkunjung ke Al Azhar bulan November 2022 saya diberi tahu jika alumni pertama dari Indonesia yang belajar di Universitas Al-Azhar ternyata dari Pacitan,” katanya

Dalam misi dagang di Alexandria dan Arab Saudi, memamerkan manuskrip atau turots karya ulama asal Indonesia khususnya Jawa Timur, ada peneliti dari Lembaga Kearsipan Saudi Arabia Al Dara mengungkap bahwa buku karya Syekh Mahfudz At-Tarmasi menjadi kurikulum di King Saud University Ryad.

“Saya ingin menyampaikan kepada warga Pacitan bahwa trah keilmuan masyarakat Pacitan ini sangat luar biasa. Dengan semangat dan kerja keras sesungguhnya masa depan Pacitan juga luar biasa ,” ungkap Khofifah.

Di Pacitan banyak pantai yang eksotis. Keindahan pantai dan alamnya luar biasa. Jika ini berseiring masuknya investasi dan teknologi maka aksesibilitas juga akan meningkat, pertumbuhan ekonomi meningkat dan perkembangan Pacitan juga meningkat.

“ Akhirnya dengan mengucap Bismillahhirrohmanirrahim marika kita resmikan Jembatan Kembang dan Jembatan Gandu di Kabupaten Pacitan. Semoga memberikan manfaat dan barokah bagi masyarakat luas , Amin,” pungkasnya

Di sini , Mangan Mensos ini memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Desa Kembang dan Desa Wonodadi Kulon Kecamatan Pacitan diterima simbolis oleh 10 warga dari masing-masing desa.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com