Blok-a.com – Calon legislatif (caleg) muda DPR RI Dapil Malang Raya, Asandra Salsabila mengungkapkan, keresahan terhadap sistem pemerintah saat ini menjadi alasan dirinya maju sebagai wakil rakyat.
Cerita tersebut ia ungkapkan saat menjadi bintang tamu dalam podcast bertajuk ‘Pulang Kerja’ di kanal YouTube Blok-a.com.
Menurut Asandra, keputusanya untuk menjadi caleg didasari keinginannya mendengarkan suara rakyat khususnya warga di pelosok desa yang jarang dijangkau.
Wanita 24 tahun ini mengaku, awalnya ia juga merasa resah terhadap sistem pemerintahan di Indonesia, salah satunya soal manfaat yang didapat dalam pembayaran pajak.
“Aku merasakan keresahan ini (sistem pemerintahan) dan aku yakin masyarakat di luar sana juga merasakan hal yang sama. Kayak kita kok udah kerja banting tulang tapi kurang merasakan manfaatnya,” ujar Asandra dalam podcast Pulang Kerja, Selasa (6/2/2024).
Selain itu, Asandra juga merasa bahwa selama ini masyarakat kurang dilibatkan dalam pembuatan undang-undang atau program pemerintah, salah satunya seperti undang-undang ketenagakerjaan.
“Aku sebagai tenaga kerja, kok aku merasa gak pernah dilibatkan atau ditanya-tanyain sama DPR RI atau DPRDnya,” kata Asandra.
Atas hal itulah Asandra mulai mempelajari dunia politik agar bisa berkontribusi dalam sistem pemerintahan. Asandra juga sudah melakukan kunjungan ke beberapa desa di Malang dan mulai mendengarkan keresahan-keresahan yang selama ini dirasakan warga.
Keresahan yang dirasakan warga, kata Asandra, salah satunya adalah bantuan masyarakat miskin yang tidak tepat sasaran.
“Warga Malang Barat, Malang Selatan, dan bahkan Malang Kota banyak yang mengeluh, misalnya bantuan masyarakat tidak tepat sasaran,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Asandra mengaku jika terpilih, ia akan berkomitmen untuk membuka 10 posko pengaduan di setiap kecamatan di Malang yang menjadi daerah pilihnya. Pembuatan posko ini bertujuan untuk menampung semua aspirasi warga.
“Jadi target aku jika terpilih, tahun ini aku akan buka 10 posko, terus tahun depan lagi 10 dan seterusnya sampai Insya Allah bisa tersalurkan nanti aspirasinya,” jelasnya.
Tak hanya menyediakan pos pengaduan, Asandra juga bertekad untuk memperbaiki infrastruktur, khususnya jalanan yang ada di daerah pedesaan Malang.
Karena menurut Asandra, infrastruktur yang baik akan mendukung kegiatan warga terutama dalam bidang perekonomian.
“Menurut aku infrastruktur itu wajib diperjuangkan apalagi di Kabupaten Malang, karena ini nanti akan ngefek ke semuanya,” beber Asandra.
“Karena selama ini, petani tuh hanya mengandalkan tengkulak datang untuk mengambil komoditasnya. Sedangkan kalo jalannya bagus kan banyak opportunity, mereka bisa berjualan tanpa mengandalkan tengkulak datang,” sambungnya. (hen)









