Desa Selotinatah Wakili Kecamatan Ngariboyo, Suguhkan Inovasi di Lomba Desa Kabupaten Magetan

Wakil Ketua TP PKK Pemkab Magetan Ny Ambarwati Kristianto saat memberikan sambutan (foto: ist)
Wakil Ketua TP PKK Pemkab Magetan Ny Ambarwati Kristianto saat memberikan sambutan (foto: ist)

Magetan, Blok-a.com – Desa Selotinatah, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan menunjukkan kesiapan matang dan optimisme tinggi dalam mengikuti penilaian Lomba Desa sekaligus Lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK tingkat Kabupaten Magetan Tahun 2026. Kegiatan penilaian berlangsung di balai desa setempat, Senin (30/3/2026), dengan dihadiri tim penilai dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Magetan Ny. Ambarwati Welly Kristianto. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Magetan Parminto Budi Utomo. Juga Camat Ngariboyo, unsur Forkopimca, para kepala desa se-Kecamatan Ngariboyo, serta jajaran pengurus dan anggota PKK Desa Selotinatah.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Magetan Ny. Arini Suyatni yang diwakili Wakil Ketua Ny. Ambarwati Welly Kristianto menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan desa sangat ditentukan oleh tata kelola pemerintahan yang baik dan partisipasi aktif masyarakat.

“Penilaian lomba desa menitikberatkan pada tertib administrasi serta pelaksanaan kegiatan yang terencana, terukur, dan melibatkan seluruh unsur masyarakat. Selain itu, peningkatan kapasitas warga melalui pembinaan dan pemberdayaan menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, lomba desa tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan sarana strategis untuk meningkatkan kualitas pembangunan secara menyeluruh.

“Melalui lomba ini diharapkan kualitas pelayanan publik semakin meningkat, semangat gotong royong semakin kuat, serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa terus tumbuh,” imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskan, terdapat dua aspek utama dalam penilaian. Pertama, bidang pemerintahan yang mencakup tata kelola administrasi dan pelayanan publik. Dan kedua, bidang kewilayahan yang meliputi pembangunan infrastruktur, kondisi lingkungan, dan penataan wilayah.

Pihaknya juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor sebagai kunci keberhasilan pembangunan desa ke depan.

“Kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan,” tegasnya.

Selain itu, peran PKK juga mendapat apresiasi karena dinilai mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Program PKK telah berjalan optimal dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa PKK memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mendukung pembangunan desa,” pungkasnya.

Lomba Desa dan HKG PKK 2026

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Magetan Parminto Budi Utomo menjelaskan bahwa pelaksanaan lomba desa tahun 2026 mengalami penyesuaian signifikan dibanding tahun sebelumnya. Hal tersebut dipicu keterbatasan waktu dari pemerintah provinsi, sehingga pelaksanaan Lomba Desa dan HKG PKK digabung dalam satu rangkaian kegiatan.

“Tahun ini pelaksanaan lomba berbeda karena waktu yang diberikan sangat terbatas. Sejak akhir Ramadan, seluruh tahapan dipercepat dan ditargetkan selesai sebelum tanggal 7,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam satu hari tim penilai harus melakukan penilaian terhadap empat desa atau kelurahan. Dengan waktu efektif hanya sekitar lima hingga enam hari, seluruh desa di 18 kecamatan ditargetkan rampung dinilai sebelum hasilnya dikirim ke tingkat provinsi.

“Kami berharap desa terbaik nantinya dapat mewakili Kabupaten Magetan di tingkat provinsi dengan hasil yang maksimal,” tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Desa Selotinatah, Mulyono, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam lomba ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat arah pembangunan desa ke depan.

“Ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana refleksi untuk mengukur sejauh mana program yang telah dilaksanakan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami bersama kader PKK dan seluruh warga telah berupaya maksimal dalam mempersiapkan penilaian ini,” ungkapnya.

Dalam penilaian tersebut, Desa Selotinatah turut menampilkan berbagai program unggulan, khususnya di sektor pemberdayaan ekonomi keluarga melalui penguatan UMKM. Beragam produk lokal hasil kreativitas masyarakat menjadi daya tarik tersendiri yang mencerminkan kemandirian ekonomi desa.

Selain itu, potensi desa di bidang pertanian, peternakan, hingga pelestarian seni dan budaya lokal juga dipresentasikan di hadapan tim penilai sebagai bagian dari capaian pembangunan berbasis potensi wilayah.

Kegiatan penilaian berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Lomba HKG PKK sendiri merupakan agenda rutin yang bertujuan memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan berbasis keluarga. Guna mewujudkan keluarga yang sejahtera, mandiri, dan berdaya saing di tingkat desa. (nan/ova)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com