Bupati Sumenep Fauzi Pimpin Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al-Falah

Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Falah di Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jumat (9/5/2025).
Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Falah di Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jumat (9/5/2025).

Sumenep, blok-a.com – Momentum sakral menyelimuti Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Pada Jumat, 9 Mei 2025 M/10 Dzulqa’dah 1446 H, ketika pelaksanaan salat Jumat, Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., dijadwalkan memimpin langsung seremonial peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Falah.

Masjid yang dirancang megah dengan sentuhan arsitektur modern ini tak hanya ditujukan sebagai tempat ibadah semata, tetapi juga sebagai pusat kegiatan umat dan perekat sosial warga.

“Peletakan batu pertama Masjid Al-Falah adalah peristiwa monumental bagi kami. Ini bukan hanya pembangunan fisik, melainkan perwujudan doa dan harapan masyarakat,” ungkap Ahmadi Yasid, S.H., M.H., tokoh masyarakat Desa Meddelan sekaligus Anggota DPRD Sumenep dari Fraksi Kebangkitan Bangsa, Jumat (09/05/2025).

Menurut Ahmadi, kehadiran Bupati Fauzi dalam prosesi tersebut menunjukkan perhatian besar pemerintah terhadap pembangunan keagamaan.

Ia menilai masjid ini kelak akan menjadi episentrum dakwah, pendidikan Islam, dan kegiatan sosial yang menyatukan seluruh lapisan masyarakat.

“Ini adalah cahaya baru bagi Meddelan. Masjid Al-Falah akan menjadi saksi kebangkitan moral dan spiritual desa kami. Saya mengajak seluruh warga untuk bergandengan tangan menyukseskan pembangunan ini. Ini amal jariyah kita bersama,” singkat Ahmadi Yasid.

Dari desain yang ditampilkan, Masjid Al-Falah memadukan konsep estetika futuristik dengan nilai-nilai kearifan lokal.

Dilengkapi struktur rangka kokoh dan desain ruang terbuka nan lapang, masjid ini diproyeksikan sebagai salah satu landmark religi di wilayah selatan Kabupaten Sumenep.

Prosesi peletakan batu pertama yang dilaksanakan saat pelaksanaan salat Jumat diharapkan menjadi momen sakral yang mempererat silaturahmi warga dan memperkuat nilai-nilai spiritual Islam.

Tak hanya simbolis, kegiatan ini sekaligus mengawali tahapan pembangunan fisik yang telah dipersiapkan secara matang oleh panitia dan tokoh masyarakat.(ram/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com