BPKB Akan Jadi Elektronik, Publik: ‘Bisa Disekolahkan Apa Enggak?’

blok-A.com – Wacana perubahan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) menjadi elektronik menuai banyak kritikan masyarakat. Banyak dari mereka yang mengeluhkan usulan ini karena dianggap akan mempersulit masyarakat.

Seperti diketahui, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengusulkan perubahan BPKB menjadi Elektronik dalam Rapat Anev Pelayanan BPKB dengan Polda Jajaran yang dilaksanakan pada 26-27 September 2022.

Tujuan perubahan BPKB elektronik tersebut dimaksudkan agar lebih efektif, simple, serta lebih mudah. BPKB elektronik itu juga akan terintegrasi dengan single data Korlantas Polri. Data dalam BPKB elektronik pun lengkap.

“Ditregident Korlantas Polri saat ini sedang mengembangkan BPKB baru yakni BPKB Elektronik yang lebih simple dan mudah, serta nantinya akan terintegrasi dengan single data Korlantas Polri,” ujar Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus.

Setelah kabar tersebut beredar di sosial media, banyak warganet yang memberi tanggapan ataupun kritikan terhadap rencana pembentukan BPKB elektronik. Mayoritas dari mereka khawatir jika adanya BPKB elektronik tak bisa dijadikan jaminan pinjaman koperasi.

Warganet juga mengkhawatirkan soal data-data mereka yang kemungkinan bisa dihack atau bocor, seperti kasus Bjorka yang baru-baru ini terjadi. BPKB elektronik justru dianggap kurang efektif karena dalam pengurusan surat, endingnya akan tetap dimintai fotokopi sebagai data terlampir.

Tanggapan dan kritikan warganet tersebut dapat dilihat melalui sebuah unggahan instagram @teknologi_id, Rabu (28/9/2022). Dikolom komentar unggahan itu, berisikan puluhan kritikan dari warganet.

“Hahahaahaha bpkb onlen tapi ntar masih suruh foto copyy👏😂,” ungkap akun @panjiafridio.

“Yah gabis sekolah lagi dong kalo pake elektronik ckckck,” tulis @adzariyatseptianata.

“BPKB diam doank dirumah.. lebih byk kepake STNK. knp bukan STNK dulu aja,” lanjut @harboot.

“No drop no bocor bocor,” komen @hrlnawlndr.

“Pemerintah urus aja dulu kebocoran2 data. Gak usah kbnyakan acara klo yg fundamental aja masih acak2an,” tulis @nikndind.

“Ah ntr data BPKB onlen bocor lagi deh. Jngan cari perkara,” tutur @saspradhika.

“Perbaikin dulu sistem elektronik, pengen nya bersaing dengan teknologi tapi sistem keamanan paling jelek,” ungkap @fi_anwar1. (hen/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com