KOTA BATU – Setiap berkunjung ke Museum Angkut, Anda pasti akan banyak menemukan mobil merek Datsun. Di balik namanya yang familiar, Datsun sendiri memiliki sejarah yang cukup unik di dunia otomotif.
Datsun adalah merek mobil yang dimiliki oleh Nissan Motor Company. Datsun digunakan sebagai merek dari kendaraan Nissan yang diekspor tahun 1958 sampai 1986.
Nama ini awalnya dibuat pada tahun 1931 oleh DAT Motorcar Co. untuk model baru mobil mereka dengan nama Datson.
Pada tahun 1933, setelah Nissan Motor Company mengontrol DAT Motorcar Co., namanya kembali diganti menjadi Datsun.
Merek Datsun cukup terkenal dengan mobil sport mereka misalnya mobil roadster Fairlady dan Koupe Fairlady (240Z). Datsun juga cukup terkenal di Indonesia pada zamannya dengan kendaraan pick-up Datsun 620 (Datsun 1500).
Menginjak dekade 1977, Datsun di Indonesia dipegang oleh PT Indokaya Nissan Motors selaku Agen Pemegang Merek dan mulai merakit mobil sendiri secara lokal atau CKD. Beberapa mobil Datsun pun mendulang kesuksesan beberapa antara lain tipe 120Y atau B210, lalu 130Y atau B310.
Tanggal 20 Maret 2014, Nissan mengumumkan bahwa mereka menghidupkan kembali merek ini untuk pasar Indonesia, Afrika Selatan, India dan Rusia.
Perjalanan merek Datsun di Indonesia memang penuh liku. Datsun memulai kejayaannya pada era 1970-an sebelum kemudian mati suri pada tahun 1986 dan reinkarnasi pada 2012 di Tanah Air dengan mobil LCGC.
Umurnya di Indonesia sendiri tak lama, karena merek Datsun dan sang induk yakni Nissan harus kembali menutup pabrik produksinya pada kuartal pertama tahun 2020 silam.










Balas
Lihat komentar