KOTA BATU – Dari sekian banyak koleksi merek mobil yang ada di Museum Angkut, tampaknya Allard merupakan salah satu yang memiliki bentuk unik dan sejarah yang menarik.
Saat masuk ke dalam zona Hall di Museum Angkut, Anda akan menemukan banyak deretan mobil unik yang pasti menarik perhatian, bahkan hanya dari bentuk dan warnanya yang mengkilat. Salah satu mobil tersebut adalah J2X, mobil seri Allard keluaran tahun 1991.
Allard Motor Company Limited adalah sebuah pabrikan mobil bervolume rendah yang berbasis di London. Perusahaan otomotif ini didirikan pada tahun 1945 oleh Sydney Allard di sebuah lokasi kecil di Clapham, London Barat.
Allards menampilkan ciri khas mesin V8 Amerika yang besar dalam sasis dan bodi Inggris yang ringan, memberikan rasio power-to-weight yang tinggi yang digadang-gadang dapat menyaingi Sunbeam Tiger dan AC Cobra pada awal 1960-an.
Namun, penelitian dan pengembangan yang tidak memadai membuat Allard gagal mengimbangi mobil yang lebih murah dan lebih maju secara teknis.
Dalam sepak terjangnya di dunia otomotif, kabarnya pembuatan mobil Allard pernah hampir berhenti selama satu dekade. Mereka sempat menghasilkan sekitar 1900 unit produksi mobil sebelum akhirnya bangkrut pada tahun 1958.
Pada tahun 1966, Sydney Allard meninggal pada malam yang sama ketika kebakaran menghancurkan pabrik Clapham dan beberapa catatan pabrik Allard Motor Company.
Beberapa pengendara ternama seperti desainer Ford Cobra, Carroll Shelby dan chief engineer Chevrolet Corvette, Zora Arkus-Duntov, keduanya dikenal pernah mengendarai Allards untuk kompetisi pada awal 1950-an.
Pada tahun 2012, Allard hidup kembali. Sebuah perusahaan Allard baru didirikan bernama Allard Sports Cars Limited.
Perusahaan ini kabarnya telah memproduksi chassis 3408 lanjutan dari JR, dan mengumumkan pengembangan model J8 baru pada tahun 2017. Perusahaan secara resmi membuka kembali bisnisnya dan mulai berproduksi pada bulan September 2018.










Balas
Lihat komentar