BLOK-A – Film Tenet yang baru saja rilis pada 26 Agustus lalu dikabarkan dibajak. Melansir Variety, Rabu (2/9), bajakan film Tenet sudah beredar di internet lengkap dengan subtitle bahasa Korea dan bahasa Jerman.
Seperti diketahui, Tenet belum benar-benar dirilis secara global karena belum semua negara kembali membuka bioskop. Beberapa negara yang menjadi tempat perilisan Tenet adalah Korea Selatan, Inggris, Prancis dan Jerman.
Sejauh ini belum diketahui pasti seberapa luas peredaran bajakan film Tenet di internet. Variety melaporkan peredaran itu terjadi bersamaan ketika bioskop kembali beroperasi setelah tutup beberapa bulan.
Rumah produksi Warner Bros yang memproduksi Tenet tengah bertindak secara agresif untuk coba menghapus film ilegal itu. Namun belum diketahui bagaimana hasil dari usaha mereka.
Meski begitu, penjualan tiket film Tenet di negara yang kembali membuka bioskop terbilang bagus. Pada pekan perdana sejak perilisan, film ini meraup pendapatan sebesar USD 53 juta atau Rp 771,5 miliar.
Selain Tenet, The New Mutants juga mengalami pembajakan. Film ini dirilis 28 Agustus lalu dan meraup pendaran sebesar USD 7 juta atau Rp 101,9 miliar pada pekan perdana penayangan domestik.
Menurut Variety, pembajakan film Hollywood setelah perilisan bukan hal yang aneh. Bahkan film bisa dibajak meski dari rilis beberapa jam setelah penayangan perdana di bioskop.
“Pembajakan film besar-besaran terjadi saat copy (film) berkualitas tinggi pertama muncul secara online,” catatan TorrentFreak yang dikutip Variety untuk menduga proses pembajakan Tenet.










Balas