Awali Safari Ramadan di Masjid Kiswah Al Hidayah, Eri Cahyadi Ungkap Dahsyatnya Zakat

Eri Cahyadi berdoa sebelum menandatangani prasasti selesainya rehab Masjid Al Hidayah sejak terbakar 2014.(blok-a.com/isma)
Eri Cahyadi berdoa sebelum menandatangani prasasti selesainya rehab Masjid Al Hidayah sejak terbakar 2014.(blok-a.com/isma)

Surabaya, blok-a.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, mengawali safari Ramadan, dengan tarawih di Masjid Kiswah Al Hidayah, Darmo Indah Barat V, Karangpoh, Tandes, Surabaya, Senin (27/3/2023).

Sejak kali pertama datang Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya ini langsung terkesima dan kagum. Ternyata di Surabaya ada Masjid yang diyakini ada keberkahan.

“Piye Pak Camate iki, ada Masjid di Tandes ini, yang memiliki keberkahan. Saya yakin itu, lihat saja. Di Imaman, ada Kiswah Multazam asli. Kita tahu Kiswah ini pernah dipakai menutupi Ka’bah. Dan Kiswah Multazam, itu berarti pernah dipakai saksi doa Umat Muslim se Dunia, saat Umroh dan Haji,” ujar Eri Cahyadi, usai tarawih.

Eri Cahyadi, mengatakan bahwa bangunan Masjid besar di Darmo Indah, tentu berkat tangan dingin Takmir dan Yayasannya, HR Moch Djupri Saad Abu.

“Saya denger tadi ceritanya, selepas kubah Masjid terbakar, maka direhab dengan semangat gotong royong, rukun dan keguyuban masyarakat jamaah. Sehingga berdiri megah ini,” ujanya.

Dari situlah maka, Eri, menggarisbawahi soal fungsi dan peran zakat atau infaq yang dikumpulkan dari umat Islam.

Bukan tidak mungkin semua masalah kemiskinan, sosial dan soal lain akan selesai dengan zakat dan infaq dari umat Islam.

Dia menyindir beberapa diantara umat Islam kadang masih eman dan sayang untuk berzakat karena dihitung sudah numpuk dan besar.

Maka berzakat itu kata Wali Kota, harusnya langsung tanpa ditunda. Sehingga, muncul keyakinan mempercayakan kepada lembaga resmi Baznas.

“Ayo, poro sederek semuanya. Mari umat Islam semuanya untuk menyalurkan zakatnya di Masjid Masjid. Dan kerjasama dengan kami Pemkot Surabaya. Kami akan kasik daftar masyarakat yang harus diselesaikan masalah sosialnya. Jika demikian kemiskinan di Surabaya akan terkikis secara signifikan,” ujar Eri.

Eri bahkan menegaskan gerakan zakat umat Islam hendaknya tidak disalurkan pribadi.

“Kebanyakan umat Islam, bayarkan zakatnya sendiri diamplopin sendiri dibagikan sendiri. Ini tidak produktif dan tidak membantu masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Viral Video Pria Bagi-Bagi Amplop Logo PDIP di Masjid Berisi Uang Rp300 Ribu

“Panjenengan semua kumpulkan ke Masjid atau Baznas. Di situ nanti kami akan kasik daftarnya yang berhak disalurkan,” tambahnya.

Untuk mendorong betapa dahsyatnya kekuatan ekonomi Islam melalui zakat, infaq dan sodaqoh, jika dikumpulkan akan menyelesaikan masalah sosial dan problem ekonomi umat Islam.

“Untuk itu kami saja di ASN Pemkot Surabaya memberi contoh. Kota kumpulkan se Pemkot. Sebulan saja dapat kurang lebih tiga miliar, bayangkan betapa kekuatan kita besar,” ujar Eri lagi.

Terbitkan IMB Al Hidayah Segera

Sementara itu, menjawab pidato Ketua Yayasan HR M Djupri, yang menyindir Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Masjid Kiswah Al Hidayah belum diterbitkan, maka Wali Kota Eri Cahyadi, meminta agar segera diterbitkan Jumat ini.

“Karena Masjid ini setelah terbakar diresmikan Bu Wali dulu, pada hari Jumat, sayyidul ayyam, maka saya minta besok sebelum salat Jumat, Penkot menyerahkan IMB Masjid Al Hidayah kepada Ketua Yayasan/Takmir,” ujar Eri lagi.

Dia menegaskan, IMB untuk rumah ibadah digratiskan Pemkot Surabaya, dan diberikan tanpa ribet atau berbelit.

Hadir di acara kali ini safari Ramadan sekaligus peresmian rehab Masjid Al Hidayah Darmo Indah, dengan penandatanganan prasasti.

Mengawali Safari Ramadan 2023 ini, selain menggalakan gerakan zakat, Wali Kota Eri bersama Baznas Surabaya membagikan total 20 kursi roda, 6 rombong usaha, serta 200 paket sembako kepada warga.

Ramadan ini menunjukkan gotong-royong sesuai ideologi Pancasila.

Maka melalui zakat akan menjadi modal bagi warga yang membutuhkan untuk cari penghasilan, dan upaya dalam mengentaskan kemiskinan.

“Pemkot dengan Baznas bergerak dengan memberikan modal. Karena saya ingin kemiskinan sudah berakhir di tahun 2024,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Surabaya H Moch Hamzah menyampaikan, pada 2023, terdapat dua kegiatan rutin. Di antaranya adalah pengajuan bantuan rutin Baznas, dan bantusb khusus untuk Safari Ramadan.

“Untuk Ramadan, kita siapkan di semua kecamatan ada 10 kursi roda, 100 sembako, 3 rombong UMKM, dan beberapa marbot yang diajukan (penerima bantuan). Artinya, di 31 kecamatan kita berikan total 310 kursi roda, 93 rombong usaha, serta 100 paket sembako di tiap kecamatan. Angka itu di luar pengajuan rutin, itu khusus untuk Safari Ramadan,” kata Hamzah.

Meski begitu, ia mengapresiasi para ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang ikut mengentaskan kemiskinan di Kota Pahlawan, yakni melalui pemberian zakat yang dilakukan secara rutin setiap bulannya.

Surabaya ini gotong-royongnya sangat kuat dan terjaga, bahkan semakin meningkat,” ujarnya.

Oleh sebab itu, ia berharap seluruh masyarakat di Kota Pahlawan bisa menggalakkan kegiatan berbagi melalui sedekah, zakat, maupun infaq pada lembaga amil zakat yang sudah terdaftar di Kementerian Agama RI.

“Karena mereka memiliki izin untuk menerima pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah. Sehingga kemanfaatnya lebih jelas dan terarah,” katanya.(kim/lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?