ASN Pemkot Batu ‘Dipaksa’ Terima Vaksin Covid-19

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso divaksin
Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso divaksin - Foto: istimewa

KOTA BATU – Aparatur Sipil Nasional (ASN) Kota Batu wajib mengikuti vaksinisasi covid-19. Meskipun nantinya tidak bisa divaksin karena faktor kesehatan maka akan dilakukan penundaan hingga ASN tersebut dapat tervaksin.

Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso saat ditemui di Balaikota Among Tani. Pihaknya menyakini seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu akan bisa tervaksin secara keseluruhan. Bahkan berbagai upaya dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu untuk menjalankan vaksin bagi ASN.

Seperti contohnya ketika ada ASN yang takut akan jarum suntik maka pihaknya akan meminta bantuan rekan se ASN untuk membantu menenangkan. Bahkan ada beberapa ASN yang harus dipegangi oleh empat orang karena takut dengan jarum suntik.

“Itu bentuk upaya yang dilakukan Dinkes agar semua ASN dapat tervaksin. Saya kira ASN di Pemkot Batu ini tidak ada yang menolak vaksin, hanya saja mungkin waktunya mundur karena beberapa faktor tersebut,” jelas Punjul, Kamis (18/3).

Pihaknya pun hingga kini sudah memiliki data jumlah ASN yang telah menerima vaksin dan yang belum. Seperti vaksinasi yang dilakukan pada ASN eselon II yang juga telah dilakukan kembali. Kemudian beberapa hari kedepan juga akan diberikan vaksin untuk tahap kedua bagi staf di lingkungan Pemkot Batu.

“ASN ini kan bisa jadi tauladan untuk masyarakat agar dapat percaya dengan vaksin. Ini kan sebagai salah satu bentuk ikhtiar kita untuk melawan Covid-19,” imbuhnya.

Sementara itu Punjul juga telah melakukan vaksinasi kedua. Semestinya vaksin dilakukan pada Jumat (12/3) namun dikarenakan ada kegiatan keluar kota vaksin baru dapat dilaksanakan Rabu (17/3).

“Iya kemarin saya baru vaksin. Jadwalnya sih Jumat (17/3) tapi tidak bisa karena dinas luar kota. Senin baru pulang mau langsung vaksin tidak diijinkan diminta untuk menunggu kondisi benar-benar fit. Sehingga kemarin baru bisa terlaksana vaksinnya. Alhamdullilah vaksin kedua ini lancar,” beber Punjul.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, drg Kartika Trisulandari mengatakan bahwa pengunaan vaksin Covid-19 tahap pertama sudah mencapai 98 persen penggunaan, sementara tahap kedua baru 60 persen karena hingga kini masih berjalan.

“Target nya pekan depan selesai vaksinisasi tahap kedua ini,” kata Kartika.

Sedangkan dari data yang ada, kurang lebih 4100 orang di Kota Batu sudah mengikuti vaksinasi Covid-19 dengan rincian tahap pertama sejumlah 1600 orang dan tahap kedua 2500 orang.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com