Anti Basah-basah Club, 4 Jenis Jas Hujan Ini Cocok untuk Berkendara

Jas Hujan
Jas Hujan - Foto: 123rf

BLOK-A – Sebagian besar dari kita menggunakan motor untuk berkendara. Selain lebih murah, kecepatan juga jadi keunggulannya. Namun, musim hujan yang kian dekat membuat kebutuhan jas hujan semakin meningkat.

Kehujanan saat naik motor harus dihindari. Badan basah yang diterjang angin rawan bikin badan meriang. Oleh karenanya, dibutuhkan jas hujan untuk melindungi tubuh agar tetap kering.

Inilah beberapa jenis jas hujan yang populer dipakai para pengendara motor di Indonesia.

1. Ponco

Sebagian ada yang menyebutnya dengan jas hujan batman. Ponco adalah jas hujan yang terdiri atas satu lembar kain plastik besar dengan lubang kepala di tengahnya. Untuk yang berboncengan, ada pula Ponco dengan dua lubang kepala (Tandem) yang ukurannya lebih panjang dari Ponco single.

Keunggulan dari jas hujan ini adalah praktis dan ergonomis. Selain melindungi badan, sisa kain bisa dipakai untuk menutup tas punggung atau barang bawaan lain.

2. Jas Hujan Setelan

Bentuknya seperti sebuah jaket dan celana berbahan plastik. Jas hujan setelan ini seakan kita sedang memakai pakaian pelindung. Alhasil, pengguna juga bisa lebih leluasa bergerak.

Sebagian menyebutnya sebagai jas hujan egois lantaran hanya bisa dipakai satu orang. Oleh karena itu, tidak disarankan bagi Anda untuk membawa jas hujan setelan saat sedang berkencan atau bepergian berdua saat cuaca tampak mendung.

3. Overcoat

Sederhananya, Overcoat adalah semacam jas yang panjangnya terjulur sampai lutut. Jas hujan semacam ini belum begitu populer. Akan tetapi, pakaian pelindung hujan ini terbilang populer bagi para pekerja tambang yang kerap bekerja di luar ruang.

Karena memenuhi standar pertambangan, maka ketebalan kain plastik yang dipakai berbeda dari jas hujan untuk masyarakat pada umumnya. Maka, wajar bila harganya bisa sampai tiga kali lipat. Akan tetapi, ketahanannya juga tentu lebih lama.

4. Jas Hujan Ekonomis

Biasanya dipakai oleh para pedagang atau tukang becak. Harganya yang tak lebih dari Rp 20 ribu membuatnya jadi pilihan bagi yang berdompet tipis. Selain itu, jas hujan ekonomis bisa jadi pilihan bila Anda ingin memakainya satu kali.

Kebanyakan jas hujan ekonomis terbuat dari plastik tipis seperti tas kresek. Hanya ada satu ukuran yang membuat pembeli tidak bisa menyesuaikan dengan kebutuhan.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com