Kota Malang, blok-a.com – Perumda Tugu Tirta atau PDAM Kota Malang turut mendukung perhelatan Porprov IX Jatim 2025 yang bakal digelar di Kota Malang.
Dukungan tersebut berupa penyediaaan anjungan air siap minum di setiap venue dan titik keramaian selama Porprov IX Jatim 2025 berlangsung.
Direktur Utama PDAM Kota Malang, Priyo Sudibyo menjelaskan, anjungan air siap minum itu telah disiapkan dan siap ditempatkan di sejumlah titik selama Porprov IX Jatim.
“Untuk Porprov 2025 kami
sudah menyiapkan anjungan air siap minum, di venue di Cabor-cabor Olahraga yang dipertandingkan,” kata Priyo di kantor PDAM Kota Malang, Jumat (21/3/2025).
Dengan adanya anjungan air siap minum ini, atlet, dan staff kontingen yang bakal bertanding tidak perlu khwatir soal air minum. Mereka bisa langsung menggunakan anjugan dari PDAM Kota Malang itu.
Bahkan, anjungan itu juga bisa dimanfaatkan oleh para suporter yang hadir di venue-venue Porprov IX Jatim di Kota Malang.
“Kan ini ada 34 Cabor kita siapkan di 24 venue. Kan satu venue bisa menggelar beberapa Cabor itu kita siapkan semua. Kita sudah identifikasi ada 24 titik,” tuturnya.
Termasuk nantinya, saat pembukaan Porprov IX Jatim di Stadion Gajayana juga bakal disiapkan anjungan air siap minum itu.
Tak hanya itu, Priyo juga mengatakan, titik-titik keramaian selama perhelatan Porprov IX Jatim juga tak ketinggalan bakal disiapkan anjungan air siap minum. Seperti contoh bakal ada di Koridor Kayutangan Heritage, Jalan Ijen, Alun-Alun Kota Malang.
“Kita sudah siapkan titik-titiknya tempat yang pasti akan dikunjungi oleh para kontingen dari luar kota,” kata dia.
Untuk kuota airnya sendiri tak terbatas. Priyo menjelaskan, selama dibutuhkan, PDAM Kota Malang siap memasok air di anjungan tersebut.
Pengguna cukup membawa tumbler atau wadah air minum. Bisa juga langsung meminum air lewat anjungan tersebut.
“Ini nanti bebas berapapun diminta para atlet kita siapkan selama Porprov berlangsung,” jelasnya.
Air siap minum dari PDAM Kota Malang ini sudah dipastikan kualitasnya. Priyo menjelaskan, air yang bakal dipasok di anjungan itu diambil dari sumber mata air.
“Jadi beda kualitasnya dari air sumur, kita tidak pakai kaporit dan tidak menggunakan zat-zat kimia yang membahayakan,” tutupnya. (bob)









