American Elk Koleksi Batu Secret Zoo Ini Punya Tanduk Bak Pohon Lho!

American Elk
American Elk di Zona Safari Farm Batu Secret Zoo. Foto: JTP

KOTA BATU – Batu Secret Zoo di Jawa Timur Park (JTP) 2 adalah rumah bagi ratusan satwa unik dari seluruh dunia. American elk contohnya, adalah salah satu jenis satwa dari benua Amerika yang bisa Anda temukan di taman konservasi ini.

American elk (Cervus canadensis) adalah salah satu dari spesies terbesar dari Cervidae atau famili rusa terbesar di Amerika Utara dan Asia Timur.

Sebelumnya, satwa bertanduk besar ini merupakan subspesies dari rusa merah Eropa (Cervus elaphus).

Namun, sebuah studi genetika pada tahun 2004 tentang DNA mitokondria american elk menemukan bahwa mereka merupakan spesies yang berbeda. Hewan ini mirip dengan Alces alces yang berukuran lebih besar, yang juga disebut dengan elk di Inggris dan Eurasia.

American elk banyak berdiam di hutan lebat. Mereka suka memakan rerumputan, dedaunan, semak, dan kulit kayu.

Meski berhabitat asli di Amerika Utara dan Asia Timur, elk mampu beradaptasi di negara lain dengan baik, termasuk di Argentina, Australia, dan Selandia baru, mereka telah diintroduksi di sana.

Kemampuan beradaptasi ini dapat membahayakan spesies asli di tempat lain karena sifat mereka. Namun, American elk merupakan hewan buruan. Daging mereka konon lebih ramping dengan sedikit lemak dan kaya protein.

American elk jantan memiliki tanduk yang besar, yang kabarnya dapat rontok atau runtuh setiap tahunnya di alam bebas.

Penyebabnya adalah perilaku reproduksi yang didapatkan dari elk seperti pertarungan tanduk antar elk jantan dewasa untuk menarik perhatian betina. Namun, di penangkaran seperti Batu Secret Zoo, tanduk mereka sangat besar lho, hampir mirip seperti pohon!

Berbagai budaya memandang satwa ini sebagai lambang religi dan spiritual. Di berbagai tempat di Asia, tanduk dan kulitnya (velvet) juga digunakan sebagai bahan obat tradisional.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com