Masyarakat Dapat BLT Rp900 Ribu, Begini Cara Cek dan Pencairannya

Ilustrasi uang bantuan subsidi upah (pexels)
Ilustrasi uang bantuan subsidi upah (pexels)

Blok-a.com – Pemerintah resmi mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat pada Senin (20/10/2025). Bantuan senilai Rp900.000 ini diberikan sekaligus untuk tiga bulan, yakni Oktober hingga Desember 2025, sebagai bagian dari program perlindungan sosial dan stimulus ekonomi nasional.

Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya menjelaskan, setiap keluarga penerima manfaat (KPM) akan menerima Rp300.000 per bulan yang disalurkan langsung tiga bulan sekaligus.

“Dalam tiga bulan (masyarakat) berhak masing-masing sebulan mendapat Rp 300.000. Nanti mulai hari Senin, dapat diambil, berarti sekali ambil langsung dapat Rp 900.000,” ujar Teddy dalam keterangan resmi, Minggu (20/10/2025), dikutip dari Kompas.

Bentuk Perhatian Pemerintah

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap masyarakat berpenghasilan rendah.

Gus Ipul mengatakan, bahwa bentuk perhatian Presiden yakni memberikan bantuan kepada kelompok paling bawah ini. Bahkan bantuan tidak dikurangi, tapi justru ditambah.

Ia menyebut, anggaran bantuan sosial tahun 2025 meningkat signifikan dari Rp71 triliun menjadi Rp110 triliun lebih, menjadikannya yang terbesar dalam sejarah penyaluran bansos di Indonesia.

“Pagu anggaran tahun 2025 ini Ada Rp 71 triliun untuk 20 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Di era Presiden Prabowo dinaikkan menjadi Rp 110 triliun lebih, dan ini mungkin terbesar dalam sepanjang sejarah,” ujar dia, dikutip dari Kompas.

Total 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM) akan menerima BLT Rp900 ribu ini. Jika diasumsikan rata-rata satu keluarga terdiri dari empat anggota, maka bantuan ini diperkirakan menyentuh 140 juta jiwa di seluruh Indonesia.

Bantuan disalurkan melalui bank-bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) dan PT Pos Indonesia untuk menjangkau penerima di berbagai wilayah.

Secara keseluruhan, BLT tambahan untuk kuartal IV 2025 ini memiliki nilai total Rp31,54 triliun, menjadikan total dana perlindungan sosial tahun ini mencapai Rp110,718 triliun.

Syarat dan Cara Cek Penerima BLT

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, penerima BLT ditetapkan berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Berikut syarat utama bagi calon penerima bantuan:

  • Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Masuk dalam desil 1–4 (kelompok masyarakat berpenghasilan terbawah) berdasarkan data DTSEN.
  • Tidak berstatus sebagai ASN, TNI, atau Polri.
  • Memiliki rekening bank yang ditunjuk pemerintah untuk memudahkan proses transfer dana.

Masyarakat dapat memeriksa apakah namanya terdaftar sebagai penerima BLT melalui situs resmi Kementerian Sosial (Kemensos) di (https://cekbansos.kemensos.go.id). Langkah-langkah pengecekannya adalah sebagai berikut:

  1. Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa sesuai alamat penerima.
  2. Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
  3. Ketik kode captcha yang muncul di layar.
  4. Klik tombol “Cari Data” untuk melihat hasilnya.

Rincian Penyaluran Bansos 2025

Kemensos menjelaskan bahwa BLT Rp900 ribu merupakan bagian dari program bantuan sosial triwulan IV, di luar bansos reguler seperti PKH dan Sembako. Berikut rincian penyaluran bansos 2025:

  • PKH Murni: 398.714 KPM × Rp2,8 juta/tahun → Rp1,116 triliun
  • Sembako Murni: 8.675.797 KPM × Rp2,4 juta/tahun → Rp20,822 triliun
  • PKH + Sembako: 9.601.286 KPM × Rp5,2 juta/tahun → Rp49,927 triliun
  • Penebalan Juni–Juli 2025: 18.277.083 KPM × Rp400 ribu → Rp7,311 triliun
  • Stimulus Ekonomi (Oktober–Desember 2025): 35.046.783 KPM × Rp900 ribu → Rp31,542 triliun

Gus Ipul menegaskan bahwa data penerima bansos diperbarui setiap tiga bulan untuk memastikan ketepatan sasaran.

“Data penerima mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di triwulan pertama, dan DTSEN pada triwulan selanjutnya (triwulan II-IV) yang dilakukan pemutakhiran data penerima setiap tiga bulan sekali dalam rangka bantuan sosial (bansos) tepat sasaran,” jelas Gus Ipul. (mg2)

Penulis: Muhammad Naufal Abiyyu (mahasiswa magang UTM Bangkalan)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com