KOTA BATU – Patung lilin Nelson Mandela terpajang di The Legend Star Jawa Timur Park (JTP) 3 karena sosoknya adalah salah satu lambang persatuan antar ras di seluruh dunia.
Lengkap dengan ciri khas baju lengan panjang bercorak hijau dan rambut putihnya, patung lilin Nelson Mandela di The Legend Star dibuat untuk menjadi pengingat bagi kita semua agar tetap menjaga persatuan antar ras.
Dilahirkan di Mvezo, Afrika Selatan pada 18 Juli 1918 dan meninggal dunia di Johannesburg, Afrika Selatan pada 5 Desember 2013, Mandela mewarisi banyak nilai-nilai tentang perjuangan dan isu rasial.
Berikut beberapa fakta tentang Nelson Mandela selama memperjuangkan kebebasan di Afrika Selatan dan berhasil mempengaruhi dunia.
Mantan Napi
Cerita legendaris tentang Nelson Mandela adalah saat ia dijebloskan ke penjara dengan banyak tuduhan yang berat. Sebelum diputuskan resmi ditahan, ia sempat menyampaikan pidato di depan publik.
Nelson mengatakan jika ia rela mati asal perjuangannya tidak menjadi sia-sia saja. Ironisnya, pidato yang sempat membuat dunia geger ini justru berbuah 27 tahun masa tahanan.
Presiden Kulit Hitam Pertama
Setelah keluar dari penjara pada tahun 1990, Mandela memulai lagi apa yang telah ia perjuangkan dengan skala yang jauh lebih besar.
Akhirnya, Mandela menjadi presiden kulit hitam pertama di Afrika Selatan. Dalam pemilihannya, Nelson menang penuh dengan seluruh lapisan masyarakat mendukungnya.
Saat menjadi presiden, seluruh kasus pelanggaran HAM diusut dengan tuntas. Berkat Nelson Mandela, 3 juta orang penduduk Afrika Selatan akhirnya mendapatkan jaringan telepon dan air bersih. Satu setengah juta anak akhirnya merasakan sekolah, 500 klinik diperbaiki dan 750 ribu rumah penduduk berhasil dibangun.
Peraih Nobel Perdamaian
Nelson Mandela mendapatkan nobel perdamaian dunia pada 1993 silam. Mandela dianggap sebagai simbol kemerdekaan bagi orang-orang kulit hitam, terutama di tanah Afrika, yang melepaskan diri dari cengkraman pemerintahan apartheid kulit putih.
Uniknya, Mandela juga membagi hadiah nobel perdamaian tersebut dengan presiden Frederik Willem de Klerk. Frederik merupakan sosok yang berjasa membebaskan Mandela dari penjara serta mendukung penuh Mandela untuk menjadi presiden terpilih.










Balas
Lihat komentar