Kota Malang, blok-a.com – Mantan Wali Kota Malang Peni Suprapto memberikan dukungan ke Puteri Pariwisata Indonesia 2022, Adinda Cresheila.
Peni langsung mengundang perempuan asli Malang itu untuk berbicara di Paradiso Hotel KTV & Club, Kepanjen dalam agenda bertajuk “Bincang Pariwisata untuk Prestasi Anak Negeri”.
Dalam acara talkshow itu Adinda mengungkapkan bahwa pariwisata Kabupaten Malang ini perlu memiliki ciri khas.
Budaya khas Malang harus sejalan dengan pengembangan pariwisata yang ada di Malang.
“Pariwisata harus sejalan dengan budaya, jadi kita harus menampilkan kearifan lokal yang ada di wilayah Malang Raya agar wisatawan domestik atau mancanegara bisa melihat jiwa Malang di setiap wisata,” kata dia.
Perempuan kelahiran 29 Januari 1998 ini mengatakan, kearifan lokal itu kini banyak dinilai sebagai kemunduran. Beberapa ada yang minder jika menampilkan budaya asli.
Hal ini pun membuat Adinda mengajak pemangku kebijakan parwisata untuk mendlbrak stigma itu.
“Jangan insecure. Jadilah diri sendiri untuk menghadapi sesuatu dengan cara ini kita bisa meraih mimpi,” imbuhnya.
Sementara Peni mengamini apa yang dikatakan Adinda.
Dia berharap, pariwisata Malang ini bisa mengangkat kearifan lokal.
Mantan Wali Kota Malang dua periode itu menilai saat ini perkembangan wisata khususnya di Malang selatan tidak menerapkan itu.
Terbukti, dari pandangannya, perahu dari pantai di Kecamatan Sumbermanjing Wetan untuk ke Pulau Sempu tidak menggunakan kearifan lokal.
“Lah sekarang untuk menuju ke Sempu itu menggunakan mesin. Harusnya pakai perahu nelayan lokal atau perahu getek. Jadi bisa tahu perjuangannya seperti apa pengunjung. Dan warga lokal bisa terbantu. Sekarang kan enggak malah pakai mesin. Kacau,” kata dia.
Pria yang kini bertempat tinggal di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang itu pun tidak hanya menyarankan saja. Dia pun telah membuktikan untuk mengangkat kearifan lokal Malang.
Berjalan di bidang musik, Ebes Inep, sapaan akrabnya telah menelurkan single yang dinyanyikan Yofi Syahputri berjudul Bendungan Karangkates, sebuah bendungan di Kecamatan Sumberpucung.
“Di lagu itu kan saya menceritakan Bendungan Karangkates mengangkat wisata dan tempat khas Malang. Dan nantinya akan ada single lagi setiap bulannya dan mengangkat tempat-tenpat di Malang Raya sebagai ide lagunya,” tutupnya. (bob)










Balas
Lihat komentar