Aremania Ingin Komnas HAM Investigasi Pelanggaran HAM Berat di Tragedi Kanjuruhan

Tragedi Kelam Kanjuruhan Otopsi Korban Tim Gabungan Aremania
Markas Tim Gabungan Aremania di Kota Malang, Kamis (13/10/2022) (blok-A/Defrico Alfan)

Kota Malang, blok-A.com – Aksi turun jalan Aremania direncanakan berlangsung tiga hari lagi yakni pada Kamis (20/10/2022)

Melalui Tim Gabungan Aremania (TGA), aksi itu bertujuan untuk mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan.

Salah satu Tim Gabungan Aremania, Farhan menyatakan bahwa sebelum turun ke jalan akan melakukan konsolidasi terlebih dahulu, bersama pihak korwil dan rekan lainnya.

“Iya benar mas, tapi kami akan konsolidasi terlebih dahulu,” ucapnya kepada blok-A.com, Senin (17/10/2022).

Dari data yang dihimpun oleh blok-A.com, aksi turun jalan Aremania ini akan dimulai dari Stadion Gajayana pada pukul 09:00 WIB.

Ada beberapa tuntutan yang nantinya akan disurakan yaitu meminta Komnas HAM usut tuntas dengan membentuk tim penyelidikan pro justitia dugaan Pelanggaran HAM berat. Selain itu, Tim Gabungan Aremania meminta tiga kepala daerah Malang Raya untuk ikut mengawal tuntutan Aremania.

Demi titik awal revolusi sepak bola Indonesia, Aremania juga mengajak seluruh Suporter di Indonesia untuk bersama-sama menjadikan perjuangan keadilan atas dugaan Pelanggaran HAM berat atas tragedi Kanjuruhan.

Berdasarkan hasil konferensi pers yang digelar pada Jumat (14/10/2022) malam kemarin, total ada empat poin pernyataan sikap dari Aremania.

  1. Menuntut Komnas HAM untuk melakukan penyelidikan Pro Justiia atas dugaan kejahatan kemanusiaan dalam tragedi 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan.
  2. Dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh oleh Div Propam Polri kepada seluruh personel di lapangan dan perwira polisi yang bertanggung jawab, termasuk Kapolda Jatim yang berwenang saat tragedi ini terjadi.
  3. Dilakukan autopsi atas semua korban meninggal dalam tragedi ini.
  4. Negara wajib memulihkan kesehatan dan kerugian materiil dan immatreriil seluruh korban.
    (rco)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Redaktur pelaksana sekaligus Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Malang Raya.