Inilah Putu di Kota Malang yang Ada Sejak 1960, Rasanya Tak Berubah

Pemilik Putu Pojok Legendaris 1960, Adit sedang membuat putu (Mahasiswa Magang Unitri, Akroman)
Pemilik Putu Pojok Legendaris 1960, Adit sedang membuat putu (Mahasiswa Magang Unitri, Akroman)

Kota Malang, blok-a.com – Ada jajanan tradisional yang legendaris di Kota Malang. Itu adalah putu. Warung yang menjual putu legendaris itu ialah Putu Pojok Legendaris 1960.

Seperti namanya, putu ini sudah dijual sejak 1960. Hingga kini warung yang berlokasi di Jalan Syarif Al-Qodri Nomor 3, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang ini tetap digemari dan masih eksis.

Pemilik Putu Pojok Legendaris 1960, Adit mengungkapkan, usaha ini didirikan oleh kakeknya. Dia adalah generasi ketiga yang meneruskan bisnis ini.

“Saya masih menekuni jualan kue putu ini tujuannya untuk melestarikan jajanan tradisional dan saya sudah generasi ke tiga sejak 1960-an,” kata dia ke blok-a.com, Kamis (13/2/2025).

 

Meskipun sudah puluhan tahun berlalu, peminat kue putu masih tetap ada. Hal ini dikarenakan rasa dan kualitas putu tidak berubah sejak dulu.

Adit juga menuturkan terkait penjualan setiap harinya itu mampu menjual 40 sampai 50 porsi.

“Pelanggan kami dari berbagai kalangan, mulai dari remaja, orang tua, sampai anak-anak pun ada,” kata dia.

Untuk membeli jajanan putu di sini dihargai Rp 10 ribu per porsi

“Untuk menunya, ada beberapa macam menu di sini yaitu putu, lopes, kelepon, ijo-ijo, ketan dan cenil, untuk harganya Rp 7 ribu an,” tambahnya.

Untuk membeli putu di sini, pembeli harus ke lokasi jam 16.00, waktu jam bukanya. Sementara tutupnya jam 23.00 malam.

“Untuk jam bukanya mulai dari pukul 16.00 hingga 23.00, berlaku dari hari Senin sampai Sabtu, hari Minggu tidak buka,” tutupnya.

Penulis : Mahasiswa Magang Unitri, Akroman

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com