blok-a.com – Jumlah korban tewas dari penembakan massal di Monterey Park, negara bagian California, Amerika Serikat, saat peringatan malam tahun baru Imlek, Sabtu (21/1/2023), bertambah menjadi 11 orang.
Penembakan massal Imlek ini awalnya dilaporkan menewaskan sembilan orang, kemudian naik menjadi sepuluh dan terbaru pada Senin (23/1/2023) menjadi 11 orang.
Penembakan Monterey Park terjadi di dua lokasi pada Sabtu (21/1/2023) malam waktu setempat. Tersangka bernama Huu Can Tran ditemukan tewas bunuh diri di mobil van-nya saat dikepung polisi.
Departemen Layanan Kesehatan Los Angeles County mengatakan, korban tewas ke-11 adalah salah satu dari sepuluh orang yang terluka. Petugas tidak mengungkapkan informasi apapun tentang kematian korban ke-11.
Artikel Terkait: Ini Identitas Pelaku Penembakan Massal Malam Imlek California
Sebanyak tiga korban tewas di antaranya adalah perempuan bernama My Nhan (65), Lilian Li (63), dan Xiujuan Yu (57). Kemudian, dua perempuan lainnya berusia 60-an tahun dan satu berumur 70-an tahun.
Valentino Alvero (68) adalah satu-satunya pria yang teridentifikasi sejauh ini, lalu ada tiga pria berusia 70-an dan satu berumur 60-an yang juga tewas.
Keluarga Nhan mengatakan, dia adalah pengunjung tetap di Star Ballroom Dance Studio, lokasi penembakan pertama.
TKP kedua adalah di ruang dansa dekat Alhambra, tetapi tidak ada korban di sana karena aksi penembak digagalkan dua warga.
“Tahun Baru Imlek kami rusak. Kami tidak pernah membayangkan hidupnya akan berakhir begitu tiba-tiba,” kata pihak keluarga Nhan, dikutip dari Associated Press.
Pihak berwenang belum membagikan info mendetil tentang pelaku penembakan di Monterey Park. Huu Can Tran disebut pernah memiliki perusahaan angkutan truk, menurut catatan bisnis California.(lio)










Balas