Dukun Pengganda Uang Gaib di Mojokerto Ditangkap Polisi, Korban Tertipu Ratusan Juta

Tersangka penipuan penggandaan uang saat dikeler petugas kepolisian.(Blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Kepolisian Resor Mojokerto Kota berhasil mengungkap kasus penipuan bermodus penggandaan uang gaib yang dilakukan oleh seorang pria bernama Slamet alias Pentil (45).

Tersangka berhasil diamankan pada Sabtu (31/8/2024), sekitar pukul 20.30 WIB di Jalan Dusun Wotansari, Desa Wotansari, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.

Kasus ini bermula pada bulan Januari hingga Juli 2020, ketika Slamet yang mengaku sebagai dukun spiritual, meyakinkan korbannya bahwa ia dapat mendatangkan uang sebesar Rp60 miliar dari Ratu Kidul.

Untuk memenuhi syarat ritual tersebut, korban diminta membeli minyak yang akan digunakan sebagai persembahan di Pantai Ngliyep, Malang.

Korban telah mengeluarkan uang sebanyak tujuh kali dengan total Rp325 juta. Namun uang yang dijanjikan tidak pernah ada, dan uang korban yang digunakan untuk membeli minyak juga tidak dikembalikan.

Saat diperiksa polisi, tersangka Slamet tercatat sebagai warga Dusun Kemlaten, Desa Mojowiryo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

Ia juga diketahui sebagai residivis yang pernah terlibat dalam kasus pencurian di tahun 2010.

Dari hasil penangkapan, polisi menyita beberapa barang bukti, di antaranya sebuah kotak kayu berlapis karpet hijau, botol kaca berisi minyak wangi, dan bunga yang digunakan untuk ritual penggandaan uang.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel Somanosa, S.I.K., M.H., melalui Kasatreskrim AKP Ahmad Rudy Zaeni, mengatakan bahwa tersangka akan dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan, yang ancaman hukumannya maksimal empat tahun penjara.

“Korban diduga akan mencalonkan kepala desa di wilayah kecamatan Dawarblandong, sehingga tergiur untuk menggandakan uangnya,” ucap AKP Rudy dalam press rilis, Selasa (3/9/2024).

Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah ada korban lain dalam kasus ini.

“Sampai saat ini masih ada satu korban yang melapor,” pungkasnya.(sya/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com