Kota Malang, blok-a.com — Tersebar sebuah video beberapa polisi mengejar sembari diduga menembaki pelaku curanmor.
Video tersebut viral di media sosial instagram yang disebarkan oleh akun @informasi_malangraya.
Dari video tersebut, diketahui bahwa lokasi kejar-kejaran terjadi di Jalan Simpang Gading RT 09, Gadingkasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
Saat Blok-a.com mendatangi lokasi, Ketua RT 02, Muhammad Suhud, mengatakan bahwa penembakan tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB.
“Waktu itu sekitar pukul 03.30 WIB saya dengar tiga kali letusan, saya kira ya masih euphoria tahun baru jadi nggak mikir aneh-aneh,” ujar Ketua RT tersebut.
Perlu diketahui, lokasi tertangkapnya salah satu terduga pelaku curanmor berada di sekitar rumah Ketua RT 02 di Jalan Gading Pesantren.
“Setelah salat subuh sekitar jam 04.15 WIB itu ada orang di samping rumah saya ada orang kaya bawa orang terus omong-omongan tapi saya ga bisa memastikan itu siapa,” ujar Suhud.
Saat dikonfirmasi pada Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Malang, Kompol Bayu Febrianto Prayoga, mengatakan saat itu anggota sedang patroli dan melihat ada tiga remaja yang membawa celurit sambil mengendarai motor.
“Saat itu dini hari, anggota kami melihat ada tiga orang remaja yang mengendarai motor sambil membawa celurit, karena kita takutnya ada tawuran maka kita buntuti,” tutur Bayu saat ditemui di Polresta Malang, Jumat (6/1/2023).
Dirinya melanjutkan bahwa setelah dibuntuti, salah satu terduga pelaku, PO (15) memberhentikan motornya di Kantor Kelurahan Gadingkasri dan mengacungkan celurit ke arah anggota.
“Setelah diancam menggunakan celurit, anggota memberikan tembakan peringatan pada pelaku, lalu pelaku kabur menuju Jalan Simpang Gading,” tambah Bayu.
Bayu menuturkan bahwa setelah diberi tiga kali tembakan peringatan, lalu anggota kami menembakan peluru ke arah kaki PO (15) untuk melumpuhkannya.
Setelah berhasil dilumpuhkan, PO (15) ditangkap di sekitaran Jalan Gading Pesantren.
Berdasarkan keterangan Kasatreskrim, PO (15) berkeliling dan mencari target motor mulai dari Kecamatan Wajak pukul 01.00 WIB dini hari. Motifnya adalah membeli chip untuk berjudi.
“Pelaku bersama temannya berkeliling mulai dari Wajak jam satu dini hari. Saat ini pelaku mengatakan kalau motifnya adalah untuk membeli chip,” pungkas Bayu. (mg1/bob)










Balas
Lihat komentar