Curi Burung Kenari Hingga Laku Belasan Juta, Pria Wonosari Malang Diciduk Polisi

Barang bukti pencurian burung Kenari seharga belasan juta yang berhasil diamankan polisi.(Humas Polres Malang for Blok-a.com)
Barang bukti pencurian burung Kenari seharga belasan juta yang berhasil diamankan polisi.(Humas Polres Malang for Blok-a.com)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Warga Wonosari, Malang diamankan polisi setelah berhasil menjual hasil burung Kenari hasil curiannya senilai belasan juta rupiah.

Pelaku yakni SH, warga Desa Sumberdem, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, pada Kamis (8/06/2023) sekitar pukul 04.00 WIB.

Kasihumas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik menjelaskan, penangkapan pelaku tersebut bermula dari masyarakat yang melaporkan kehilangan burung Kenari.

Lebih lanjut, Taufik menjelaskan, awal mula terjadinya kehilangan itu saat korban, Arifin Afan (30), warga Desa Sumbertempur, Kecamatan Wonosari terbangun dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Ia terbangun dengan maksut hendak memberi makan burung peliharaannya.

Melihat sangkar tidak tergantung di tempat yang biasanya ia gunakan untuk menyimpan burung, sontak ia kaget dan selanjutnya memeriksa rekaman CCTV. Ternyata benar dugaannya, burung peliharaannya raib digondol maling.

“Dari rekaman CCTV, terlihat pencuri masuk ke dalam kandang burung di lantai dua rumahnya dan memgambil sejumlah burung peliharaannya,” terang Taufik saat ditemui di Polres Malang, Jumat (9/06/2023).

Akibat kejadian tersebut, 17 burung Kenari jenis F1 dan lokal serta dua buah sangkar raib dibawa pelaku. Total kerugian yang dialami korban mencapai Rp13 juta rupiah.

“Petugas yang mendapat laporan segera melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap terduga pelaku,” ujarnya.

Setelah dilakukan penangkapan, polisi kemudian melakukan penyidikan yang melakukan pemeriksaan. Tersangka juga mengakui semua perbuatannya di hadapan penyidik.

Dari keterangan tersangka, sebelum melakukan pencurian ia terlebih dahulu memanjat pohon cemara di samping rumah korban. Lalu masuk ke dalam rumah dengan cara membobol atap yang terbuat dari asbes.

“Setelah berhasil masuk, tersangka langsung mengambil burung-burung langsung melarikan diri,” lanjut Taufik.

Selain barang bukti burung peliharaan, polisi juga menyita pakaian dan satu unit motor yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksinya.

“Saat ini tersangka sedang dilakukan pengembangan terkait kemungkinan melakukan perbuatan yang sama di tempat lain, kasusnya sudah ditangani penyidik Polsek Wonosari,” imbuhnya.

Akibat perbuatannya, tersangka terpaksa harus bermalam di sel tahanan Polsek Wonosari.

“Dia akan dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara,” pungkasnya.(ptu/lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?