Baru Dua Bulan Cerai, Penjual Teh Poci di Mojokerto Digorok Mantan Suaminya

ilustrasi. (IStock)
ilustrasi. (IStock)

Mojokerto, blok-a.com – Kejadian yang menimpa Patniwati (39) warga Dusun Kupang, Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto sungguh tragis. Janda yang baru 2 bulan cerai itu digorok oleh mantan suaminya sendiri, Slamet (30), Jumat (11/8/2023) pukul 07.30 WIB.

Berawal dari korban yang meminta agar Slamet segera mengembalikan salon miliknya. Sesampainya di warung Teh Poci di Jalan Raya Dusun Wates, Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Slamet meminta rujuk.

Korban menolak karena ingin sendirian dulu. Slamet ternyata merasa tersinggung dengan jawaban korban dan langsung kalap.

Ia mengambil pisau cutter dan menggorok leher korban. Beruntung nyawa korban masih tertolong.

Tak berselang lama, pelaku diringkus petugas Reskrim Polsek Jetis di rumahnya.

Sejumlah barang bukti sepeda motor Honda Beat warna hitam nopol S 2108 SV, salon, dan pisau cutter ikut diamankan di Polsek Jetis untuk proses penyidikan.

Korban kemudian dilarikan ke pukesmas terdekat oleh keluarganya.

Karena luka yang dialami korban ada dua sayatan serius di leher, maka pihak puskesmas menyarankan untuk dirujuk ke RSUD dr Raden Ajeng Basoeni Gedeg Mojokerto.

Menurut dokter jaga rumah sakit R A Basoeni, dr. Chunda Resty Tri Serama, korban mengalami dua luka sayatan di leher, bagian bawah sekitar 12 cm, dan yang atas tepat dibawah dagu sekitar 10 cm.

”Kami tidak bisa memastikan luka akibat benda tajam atau bukan, biar pihak kepolisian nanti yang menjelaskan,” terang Chunda kepada blok-a.com saat di RSUD RA Basoeni Jumat (11/8/2023).

Kanit Reskrim Polsek Jetis Iptu Muslimin mengatakan, Selamet (30) merupakan mantan suami korban. Motifnya karena korban diajak rujuk tidak mau.

”Korban mengalami dua luka sayatan di leher dengan pisau cutter, sementara korban sudah dirawat di RSUD RA Basoeni Gedeg, Mojokerto, dan pelaku sudah kita amankan. Sekarang dalam proses penyidikan, kita masih menunggu pihak korban apakah pelaku nantinya kita tahan dulu atau tidak, ya nanti kita kabari lagi,” terang Muslimin saat ditemui blok-a.com di Polsek Jetis, Jumat (11/8/2023).(sya/lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?