1 Anggota Sindikat Curanmor Kilat di Kota Malang Ditangkap

Jajaran Polresta Malang Kota saat memberikan keterangan kasus curanmor (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Jajaran Polresta Malang Kota saat memberikan keterangan kasus curanmor (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Aksi sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Malang Raya akhirnya terbongkar. Tim Satreskrim Polresta Malang Kota berhasil meringkus salah satu pelaku yang sudah beraksi di 24 lokasi. Tak butuh waktu lama bagi mereka untuk membawa kabur motor korban hanya lima detik.

Pelaku yang diketahui berinisial CM (23), asal Pasuruan, ditangkap setelah dilakukan pengejaran. Saat melintas di perbatasan Kota Malang, tepatnya di wilayah Singosari, aparat kepolisian langsung memburunya hingga ke Pasuruan. Namun, dalam proses penangkapan, salah satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

“Hasil penyelidikan, yang bersangkutan ini spesialis pencurian kendaraan bermotor. Tahun ini aja udah 4 TKP dan tahun lalu 20 TKP,” ujar Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Muhammad Sholeh, Selasa (11/2/2025).

Dalam setiap aksinya, pelaku mengincar motor yang diparkir di tempat-tempat minim pengawasan seperti rumah, kos-kosan, dan minimarket. Mereka memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan untuk beraksi dengan cepat dan tanpa jejak.

“Mereka spesialis rumah, kos, Indomaret yang pemiliknya kurang waspada saat meletakkan kendaraan,” ungkap Sholeh.

Hasil pemeriksaan lebih lanjut mengungkap bahwa komplotan ini tidak bergerak sendiri. Mereka beroperasi dalam kelompok dengan tugas masing-masing, mulai dari pengamat hingga eksekutor.

“Hasil pengembangan kami, keterangan pelaku, mereka ini berkelompok,” tambahnya.

Mengingat luasnya wilayah operasi sindikat ini, Satreskrim Polresta Malang kini berkoordinasi dengan jajaran kepolisian lainnya untuk memburu anggota yang masih buron.

Sementara itu, CM mengakui keahliannya dalam mencuri motor. Dengan menggunakan kunci T, ia hanya memerlukan hitungan detik untuk merusak kunci kendaraan sebelum membawanya kabur.

“Saya pakai kunci T. Merusak kunci 5 detik. Ada yang berperan mengamati, ada yang eksekutor. Kalau yang jual rekan saya,” ujarnya. (yog/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com