Tiga Faktor Ini Akan Jadi Fokus Pemkot Malang untuk Tekan Angka Stunting, Apa Saja?

Stunting Pemkot Malang Faktor
Stunting Pemkot Malang Faktor (Ilustrasi)

Kota Malang, Blok-a.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang gelar audit stunting semester dua untuk penurunan angka stunting, Rabu (2/11/2022).

Dalam Audit penurunan stunting, pemkot membahas terkait solusi dari penyebab penyebab yang mendorong risiko stunting di Kota Malang.

Lebih lanjut, Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko menuturkan ada tiga faktor risiko kategori yang akan disisir untuk upaya penurunan angka stunting di Kota Malang, yaitu Calon Pengantin (Catin), Ibu hamil dan batita.

Dari tiga faktor resiko stunting tersebut, Pemkot sedang melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengurai penyebab stunting di Kota Malang.

“Intinya kita ingin membuka persoalan stunting lebih detail. Dari tiga kasus yg diaudit itu sebabnya apa sedang diurai,” paparnya.

Bung Edi sapaan akrabnya, menuturkan salah satu solusi yang dilakukan Pemkot dalam penurunan stunting yakni menunda kehamilan untuk Catin yang berusia kurang dari 19 tahun.

Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), Pemkot merekomendasikan jika ada Catin yang ingin menikah di bawah usia 19 tahun diperbolehkan namun harus menunda masa kehamilan.

“Mengapa demikian ? Karena yang pertama alat reproduksi belum siap, psikologis untuk mengasuh anak belum siap apalagi faktor ekonomi,” tutur Bung Edi.

Sedangkan, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif memaparkan angka stunting daro hasil bulan timbang terakhir di Kota Malang sebesar 8,67%, angka tersebut terhitung pendek menurutnya.

“Terakhir 8,67 persen, itu angka uang berpotensi stunting yang diukur pendek dan sangat pendek,” ungkap Husnul.

Dari 7 kasus yang ada di Kota Malang, Husnul mengatakan akan dilakukan analisis terkait apa yang menjadi penyebab adanya stunting, selanjutnya akan dilakukan rekomendasi untuk kedepannya agar stunting di Kota Malang dapat menurun.

“Masih proses, jadi di bahas satu satu dari tujuh kasus, apa yang menjadi penyebabnya kemudian dilakukan rekomendasi dan supaya penyebab ini tidak terjadi pada waktu yang akan datang,” pungkas Husnul.

(ptu)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com