Terkait Korban Selamat Cianjur, Berapa Lama Tubuh Bertahan Tanpa Makan dan Minum

pertahanan orang tanpa makan dan minum
ilustrasi orang lapar (ist)

Blok-a.com – Terkait dengan korban gempa bumi Cianjur yang bisa bertahan dibawah runtuhan bangunan selama tiga hari, berapa lamakah seseorang bisa bertahan hidup tanpa makan dan minum? Untuk mengetahuinya, simak informasi berikut ini.

Durasi hidup tanpa makanan sebenarnya dipengaruhi oleh sejumlah faktor seperti berat badan, variasi genetik, pertimbangan kesehatan lainnya dan yang paling penting, ada atau tidak adanya dehidrasi.

Meskipun banyak faktor yang hadir dalam menentukan berapa lama manusia bisa hidup tanpa makan, tubuh melalui proses metabolisme tertentu yang membantu kita untuk menghemat energi ketika makanan tidak tersedia dalam jangkauan. Pada dasarnya, tubuh mengulur waktu untuk mencari nutrisi.

Seperti dikutip dari hallosehat.com, berikut akibat dari tubuh yang tidak menerima asupan makan ataupun minum sama sekali.

6 jam setelah terakhir makan

Setelah 6 jam berjalan tidak makan dan minum, kita akan mulai tubuh akan mulai memecah cadangan lemak tubuh untuk mengubahnya menjadi glukosa dan disebar ke sel dan jaringan melalui aliran darah.

Sekitar 25% dari energi yang dihasilkan digunakan hanya untuk otak Anda, dan sisanya untuk otot dan sel-sel darah merah. Cadangan glukosa tubuh dapat menyediakan energi untuk Anda selama 24-48jam. Di tahap ini, fungsi kognitif otak akan mulai menurun seiring bertambahnya durasi Anda beraktivitas tanpa makan dan minum.

3 hari tidak makan sama sekali

Di tahap ini, Anda akan mulai memiliki penglihatan ganda dan berhalusinasi. Demi tetap “menyala”, otak akan terus menggunakan simpanan glukosa yang tersisa dalam tubuh Anda hingga tetes terakhir, terutama di hati.

Hal ini akan memberikan sekitar 30 persen energi untuk otak. Ini adalah suatu respon penyesuaian tubuh yang penting selama kelaparan. Setelah 3 hari, Anda akan membutuhkan air untuk bisa bertahan hidup atau ini adalah hari terakhir Anda di dunia.

Tidak makan lebih dari tiga hari

Setelah 3 hari, bahan bakar cadangan yang ada di hati akan terkuras habis. Dengan hanya air untuk bertahan hidup, tubuh kita pada dasarnya akan memakan dirinya sendiri, hal ini dikenal sebagai autophagy.

Autophagy adalah proses pemecahan protein dalam tubuh yang akan digunakan sebagai bahan bakar untuk semua sistem tubuh. Protein yang dipecah berasal dari penghancuran jaringan otot, yang merupakan salah satu jaringan tubuh yang mengandung paling banyak protein.

Menariknya, tubuh akan kehilangan paling banyak protein dalam 72 jam pertama sebelum prosesnya melambat lagi demi melestarikan persediaan energi terakhir. Namun demikian, meskipun otak Anda akan mampu bertahan hanya dari memakan protein tubuh, otot Anda akan perlahan menghilang.

Setelah 3 minggu tidak makan

Setelah 3 minggu tidak makan, tubuh terus mencari sumber protein untuk diubah menjadi bahan bakar. Setelah otot hilang, satu-satunya sumber energi tersisa adalah jaringan dan organ tubuh sebagai penyimpan protein terbesar kedua dalam tubuh.

Dengan memecah protein jaringan dan organ tubuh, Anda mungkin dapat bertahan hingga tiga minggu atau bahkan sampai 70 hari, tergantung pada apakah Anda tetap terhidrasi atau masih memiliki banyak cadangan lemak untuk digunakan sebagai energi.

Jika dengan suatu keajaiban Anda tidak jatuh sakit dari kelaparan ekstrem, tubuh Anda akan perlahan jatuh ke dalam keadaan vegetatif, fungsi biologisnya sebagai manusia masih bekerja baik, namun otak Anda secara umum tidak berfungsi lagi yang kemudian diikuti dengan kematian.

(hen)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com