blok-A.com – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Cianjur dan Sukabumi, Jawa Barat, Senin (21/11/2022). Getaran gempa dirasakan hingga wilayah Jakarta.
Kondisi yang kerap dirasakan para korban gempa adalah pusing dan mual. Kondisi tersebut dikenal dengan istilah earthquake sickness.
Menurut praktisi kesehatan dari Siloam Hospital Karawaci, dr Vito A Damay SpJP(K), M.Kes, menjelaskan penyebab seseorang bisa merasakan pusing setelah gempa bumi.
“Ketika gempa, kita mengalami perubahan postural posisi tubuh dan pandangan mata kita, ini berhubungan juga dengan fungsi vestibular/keseimbangan tubuh kita,” terang dr Vito melansir detikcom, beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut dr Vito menerangkan, ketika ada gempa bumi yang berhubungan dengan goncangan, tubuh akan mengira ada masalah gangguan keseimbangan.
“Keseimbangan kita diatur oleh bagian telinga tengah, juga dengan saraf di mata dan di kaki. Jadi ketika goncang maka tubuh akan berusaha menyesuaikan dan itu butuh waktu,” tambah dr Vito.
Untuk mengatasinya, dr Vito memberikan beberapa tips untuk mengatasi pusing pasca gempa bumi. Salah satunya minum air hangat.
“Istirahat berbaring dan minum air hangat bisa memperbaiki keluhan pusing setelah gempa,” saran dr Vito.
Tak hanya itu, dr Vito juga menganjurkan untuk memberikan obat antihistamin jika pusing yang dirasa belum berkurang. Tetapi obat tersebut tetap berdasarkan resep dokter.(lio)










Balas
Lihat komentar