Cuaca Panas Ekstrem, Waspadai Risiko Kerusakan Kulit dan Dehidrasi

Ilustrasi cuaca ekstrem Jawa Timur
Ilustrasi cuaca ekstrem Jawa Timur

Banyuwangi, blok-a.com – Cuaca panas ekstrem yang melanda sejumlah wilayah akhir-akhir ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan, terutama pada kulit. Masyarakat diimbau untuk melakukan langkah pencegahan agar terhindar dari penyakit akibat paparan sinar matahari berlebih.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RSUD Genteng, dr. Riezky Januar Paramitha, M. Ked. Klin, Sp.D.V.E, menjelaskan bahwa paparan sinar UV yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai gangguan pada kulit, mulai dari dehidrasi hingga risiko kanker kulit.

“Paparan sinar UV yang berkepanjangan dapat merusak jaringan kulit. Yang ringan bisa menyebabkan kulit kering dan kemerahan, namun bila berlebihan bisa memicu peradangan, penuaan dini, flek hitam, bahkan berisiko kanker kulit,” jelas dr. Riezky saat ditemui di layanan Poli Kulit RSUD Genteng.

Menurutnya, masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruangan seperti petani, pedagang, pekerja proyek, hingga pengendara motor termasuk kelompok yang paling rentan mengalami kerusakan kulit akibat sinar matahari langsung.

Untuk mencegah dampak buruk cuaca panas ekstrem, dr. Riezky membagikan sejumlah tips menjaga kesehatan kulit:

  1. Gunakan sunscreen minimal SPF 30 dan ulangi pemakaiannya setiap 2–3 jam.
  2. Hindari paparan langsung sinar matahari pada pukul 10.00–15.00 WIB.
  3. Kenakan pelindung fisik seperti topi, masker, jaket, atau pakaian lengan panjang.
  4. Penuhi kebutuhan cairan dengan minum 2–3 liter air per hari agar kulit tidak dehidrasi.
  5. Gunakan pelembap untuk menjaga elastisitas kulit.
  6. Konsumsi buah dan sayur kaya antioksidan untuk membantu regenerasi kulit.

“Merawat kulit bukan soal kosmetik saja, tapi bagian dari kesehatan. Kulit itu organ terbesar pada tubuh kita, jadi harus dilindungi,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan saat suhu sedang tinggi dan segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala penyakit akibat cuaca panas.

Masyarakat yang mengalami keluhan kulit seperti kemerahan, gatal, mengelupas, bercak hitam, atau luka akibat panas disarankan untuk berkonsultasi di Poli Kulit dan Kelamin RSUD Genteng bersama dr. Riezky Januar Paramitha, M. Ked. Klin, Sp.D.V.E.(kur/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com