Sidoarjo, Blok-a.com – Double deck fasilitas parkir dan kamar operasi bedah jantung terbuka RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo diresmikan Bupati Sidoarjo Subandi, Jumat (13/2).
Dengan diresmikannya dua bangunan yang menghabiskan anggaran sekitar Rp34 miliar itu, fasilitas layanan di rumah sakit tipe A tersebut semakin lengkap.
Bupati Subandi dalam sambutannya mengatakan pembangunan ini selaras dengan visi Kabupaten Sidoarjo untuk mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, dan berkarakter melalui pelayanan publik yang cepat, mudah, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, pengembangan sarana pendukung rumah sakit menjadi strategi penting dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan.
“Rumah sakit modern tidak hanya diukur dari kecanggihan alat medis atau kompetensi tenaga kesehatan. Kenyamanan akses, ketertiban layanan, serta pelayanan juga menjadi tolok ukur penting,” ujarnya.
Ia berharap fasilitas baru ini dapat memberikan kemudahan akses bagi pasien dan keluarga, meningkatkan kualitas layanan kesehatan, serta mendukung keamanan dan kelancaran kerja tenaga medis.
Di samping itu, pembangunan ini diharapkan semakin memperkuat citra RSUD R.T. Notopuro sebagai rumah sakit yang modern dan humanis.
Pada kesempatan itu, Subandi juga mengajak seluruh jajaran manajemen dan tenaga kesehatan untuk terus berinovasi, menjaga integritas, serta membangun budaya pelayanan yang ramah, cepat, dan profesional.
Menurutnya, pembangunan fisik yang sudah dilakukan sepanjang tahun 2025 telah berjalan dengan baik dan tepat waktu. Harapannya, hasil dari pembangunan ini dapat dirasakan masyarakat secara luas.
“RSUD R.T. Notopuro tidak hanya menjadi rujukan warga Sidoarjo saja, tetapi juga masyarakat dari daerah lain. Seperti Pasuruan, Malang, dan sekitarnya,” terangnya.
Sementara itu, Direktur RSUD R.T. Notopuro dr. Atok Irawan menjelaskan bahwa pembangunan double deck parkir merupakan bagian dari pengembangan gedung terpadu yang telah direncanakan sejak lama.
Selain pembangunan fisik, pihak rumah sakit juga melakukan peningkatan sarana prasarana serta sumber daya manusia.
“Kami tidak hanya membangun area parkir, tetapi juga merenovasi beberapa ruangan menjadi kamar operasi jantung terbuka lengkap dengan fasilitas ICCU. Mengingat jumlah pasien jantung yang terus meningkat,” katanya.
Ia menjelaskan, dengan status rumah sakit tipe A, pihaknya akan terus melakukan pembenahan dan pengembangan layanan.
Pembangunan fasilitas kesehatan di RSUD R.T. Notopuro sendiri telah dilakukan secara bertahap sejak 2014 guna meningkatkan mutu pelayanan.
“Pembangunan double deck parkir dilakukan untuk menjawab kebutuhan pengunjung yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan tempat parkir di area rumah sakit. Sebagian besar menggunakan anggaran mandiri BLUD. Nilai pembangunan double deck parkir sebesar Rp24,3 miliar, sedangkan gedung operasi jantung sebesar Rp10,2 miliar,” pungkasnya. (Fah/gni)










Balas
Lihat komentar