Gerhana Matahari Total Tak Terlihat di Indonesia, Wajib Salat Kusuf?

Ilustrasi gerhana matahari (ist.)
Ilustrasi gerhana matahari (ist.)

Blok-a.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerangkan bahwa gerhana matahari total akan terjadi pada hari ini, Senin (8/4/2024). 

Lantas, apakah peristiwa tersebut bisa terlihat di Indonesia? 

Menurut Almanak BMKG, gerhana matahari hari ini hanya dapat diamati di Amerika Utara, Amerika Serikat, Meksiko, Amerika Serikat bagian tengah, dan Kanada Bagian Timur.

Sayangnya, ketika terjadi gerhana matahari Indonesia sudah memasuki waktu petang atau malam hari. Artinya, warga Indonesia tidak dapat menyaksikan keindahan gerhana matahari tahun ini. 

Dilansir dari NASA, gerhana matahari total akan dimulai di Samudra Pasifik Selatan. Jika cuaca memungkinkan, lokasi pertama yang dapat menyaksikan yakni Benua Amerika Utara, sementara yang mengalami totalitas adalah pantai Pasifik Meksiko.

Selain menyaksikan, ada hal yang tak kalah penting dilakukan saat terjadi peristiwa gerhana matahari total salah satunya yakni menjalankan salat kusuf atau salat gerhana matahari. 

Dikutip dari Kemenag.ri, salat kusuf atau salat gerhana matahari dilakukan dua rakaat. Pertama yakni dimulai dengan berniat di dalam hati. Kedua, dilanjutkan dengan takbiratul ihram seperti shalat biasa. 

Ketiga, membaca do’a iftitah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al-Fatihah dan membaca surat yang panjang dengan tidak dikeraskan suaranya. Keempat, ruku sambil memanjangkannya. 

Kemudian, i’tidal atau bangkit dari ruku’ sambil mengucapkan Sami’allahu Liman Hamidah, Rabbana Wa Lakal Hamd’. Setelah I’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah dan surat yang panjang (berdiri yang kedua lebih singkat dari pertama).

Ketujuh, Ruku’ kembali (ruku’ kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya. Selanjutnya, i’tidal kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali. 

Selanjutnya, bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama (bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya. Kemudian Tasyahud dan ditutup dengan salam. 

Usai menjalankan salat kusuf, umat muslim juga dianjurkan untuk berdzikir, berdo’a, beristighfar, sedekah, dan menjalankan serta mengamalkan hal baik lainnya. 

Namun, karena gerhana matahari tersebut tidak terlihat di Indonesia maka salat kusuf hukumnya tidak wajib dilakukan. 

Sebab, menurut penjelasan dalam Syarah Hadits Pilihan Bukhari Muslim karya Abdullah bin Abdurrahman Alu Bassam, salat kusuf dan salat khusuf atau salat gerhana bulan tidak didirikan kecuali setelah gerhana terlihat. 

Jikalau ada orang yang mengabarkan akan munculnya gerhana dan orang tersebut dapat dipercaya, maka persiapan untuk salat gerhana dapat dilakukan. 

Selanjutnya, ketika gerhana sudah terlihat, salat dapat langsung dilaksanakan. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW

“Apabila kalian melihat gerhana (matahari dan bulan), maka segeralah salat.” (HR Bukhari, Muslim, Abu Dawud, an-Nasai, Ibnu Majah, ad-Darimi, dan Ahmad). 

Sehingga, disimpulkan bahwa salat gerhana matahari total atau salat kusuf pada 8 April 2024 tidak dianjurkan bagi umat muslim di Indonesia, karena gerhana tersebut tidak nampak atau terlihat di Indonesia.

Namun, karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan maka amalan-amalan shaleh sebaiknya tetap dilakukan bagi umat muslim. (ptu)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Redaktur pelaksana sekaligus Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Malang Raya.