blok-a.com – Tak hanya populer dengan wisata, Kota Malang juga terkenal dengan kulinernya. Banyak jajanan di Kota Malang yang menjadi buronan para remaja tak terkecuali orang dewasa.
Kota yang dijuluki sebagai Kota Pendidikan ini memang ramai sekali dikunjungi oleh wisatawan. Oleh karena itu, kuliner legendaris menjadi salah satu kuliner yang menarik untuk dicoba ketika pergi ke luar kota.
Di kota Malang sendiri terdapat banyak kuliner legendaris yang bahkan umurnya melebihi 100 tahun. Untuk itu jika kalian berwisata di Kota Malang kalian wajib mencicipi kuliner legendaris seperti berikut ini :
1. Kue Kering Toko Madjoe

Kue Kering Toko Madjoe telah ada sejak tahun 1930. Meskipun berusia hampir 100 tahun toko ini masih berjaya hingga sekarang. Bangunan klasik dan ornamen kayu membuat kesan kuno yang sudah dikelola oleh tiga generasi tersebut.
Ketika kalian berkunjung ke toko ini kalian akan disuguhkan dengan berbagai macam toples kaca kuno buatan Jerman yang berisi kue kering. Kurang lebih terdapat 25 jenis kue kering yang dijual di toko ini. Pada zaman dahulu kue-kue ini digemari oleh banyak warga Kota Malang termasuk orang Belanda.
2. Puthu Lanang Celaket

Warga Kota Malang pasti tidak asing dengan jajanan Puthu Lanang. Bagaimana tidak, kuliner yang satu ini sudah ada sejak tahun 1935. Puthu Lanang ini menjadi kue putu terpopuler dan terenak di Kota Malang.
Tak hanya rasa yang enak namun harga yang murah menjadi daya tarik masyarakat untuk membeli kue putu ini. Puthu Lanang ini berlokasi di Jl. Jaksa Agung Suprapto, Kota Malang. Meskipun terletak di gang yang sempit, kue putu ini selalu ramai oleh pengunjung
3. Es Tawon Kidul Dalem

Es tawon Kidul dalem merupakan salah satu kuliner legendaris yang sudah ada sejak tahun 1955. Dinamakan es tawon lantaran dahulu saat jualan banyak tawon yang menghinggapi tempat tersebut.
Cita rasa dari es tawon ini juga enak karena terbuat dari bahan murni dengan resep warisan yang turun-temurun. Harganya pun sangat terjangkau, semua menu di sini dibanderol dengan harga Rp 8.000 saja. Bahkan per hari penjual bisa menghabiskan 100 porsi Es Tawon.
4. Warung Sate Gebug

Warung sate gebuk merupakan kuliner legendaris yang usianya melebihi 100 tahun. Warung sate ini sudah ada sejak tahun 1920 dan kini lokasinya di koridor Kayutangan tepatnya di Jl. Basuki Rahmat 113A, Kota Malang.
Bangunan yang ditempati warung sate gebuk ini merupakan bangunan bekas peninggalan Belanda. Meskipun telah lama berdiri bangunan ini masih kokoh hingga sekarang. Menu di sini menyajikan sop, soto, rawon, dan sate yang semuanya berbahan daging sapi. Cita rasa yang khas dan berkualitas membuat warung itu tetap diminati banyak orang. (hen)










Balas
Lihat komentar