Hidupkan Ekonomi dan Kebersamaan Warga, Pasar Takjil Ramadan 2026 Kembali Digelar di Ketidur, Mojokerto

Wali kota Mojokerto Ika Puspita Sari.(Foto: Istimewa)
Wali kota Mojokerto Ika Puspita Sari.(Foto: Istimewa)

Kota Mojokerto, Blok-a.com – Suasana Ramadan 1447 Hijriah di Kota Mojokerto dipastikan semakin semarak. Pemerintah Kota Mojokerto kembali menghadirkan Pasar Takjil Ramadan 2026 yang akan dipusatkan di kawasan Pasar Rakyat Ketidur, Kecamatan Prajurit Kulon.

Kegiatan tahunan tersebut dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai 26 Februari hingga 4 Maret 2026, setiap hari pukul 15.00 hingga 21.00 WIB.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspita Sari, mengatakan bahwa kehadiran kembali pasar takjil menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah. Dalam menggerakkan perekonomian rakyat sekaligus menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat selama bulan suci.

“Pasar takjil ini kami hadirkan kembali sebagai ruang interaksi warga, wadah pelaku UMKM, serta sarana syiar Ramadan yang menggembirakan. Kami ingin suasana Ramadan di Kota Mojokerto terasa hidup dan penuh kebersamaan,” ujar Ning Ita, sapaan akrabnya, Rabu (25/2/2026).

Menurutnya, Pasar Takjil Ramadan bukan sekadar tempat berburu makanan berbuka puasa. Lebih dari itu, kegiatan ini dirancang sebagai ajang pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), koperasi, serta generasi muda.

Beragam agenda telah disiapkan untuk memeriahkan kegiatan tersebut. Di antaranya lomba patrol dan bedug yang melibatkan pelajar tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA hingga Karang Taruna. Selain itu, masyarakat juga dapat mengunjungi bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih, bazar makanan dan minuman, pasar murah, hingga wahana permainan keluarga.

Tak hanya itu, Bank Indonesia turut berpartisipasi melalui program QRIS Racing yang bertujuan mendorong percepatan transaksi digital di kalangan pelaku usaha dan masyarakat.

Ning Ita menegaskan, rangkaian kegiatan tersebut memiliki nilai edukatif sekaligus ekonomis. Pemerintah ingin memastikan seluruh elemen masyarakat ikut terlibat dan merasakan manfaatnya.

“Kami ingin pelajar, pemuda, UMKM, dan koperasi semua terlibat. Ini adalah wujud gotong royong dan semangat ekonomi kerakyatan,” katanya.

Pemerintah Kota Mojokerto pun berharap Pasar Takjil Ramadan 2026 di Ketidur dapat menjadi destinasi favorit warga. Untuk berburu takjil sekaligus menikmati suasana Ramadan yang aman, nyaman, dan penuh keceriaan.

Dengan kolaborasi berbagai pihak, Ramadan tahun ini diharapkan tidak hanya khusyuk secara spiritual, tetapi juga berdampak positif bagi perputaran ekonomi masyarakat. (sya)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com