Kota Malang, blok-A.com – Acara Kayutangan Street Style beri dampak kemacetan di sepanjang Jalan Basuki Rahmat. Jumat, (22/07/2022) malam.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, acara Kayutangan Street Style ini terbuka untuk umum. Siapapun boleh mengekspresikan style dengan ciri khasnya masing masing.
Antusias tinggi warga Kota Malang terlihat dari ribuan muda mudi berbondong bondong hadir dengan style uniknya masing-masing.
Tidak hanya itu, antusias pengunjung yang meramaikan acara tersebut sebagai penonton juga membludak.
Terlihat dari sepajang Kayutangan di penuhi dengan parkir kendaraan. Hal tersebut menambah kemacetan di sepanjang Jalan Basuki Rahmat.
Conten Creator Kota Malang, Darayanza juga menyebutkan acara yang awalnya hanya iseng isengan ini tidak terkonsep dengan baik. Sebab, banyaknya masyarakat yang hadir tidak bisa diakomodir oleh panitia.
“Kalau kayak gini kan kalau orang orang bilang ini trial error, dan acara ini jadi tidak terpusat di Yamaha aja,” ungkap Darayanza.
“Karna tadinya hanya internal saja ya, tapi melihat antusias anak-anak yang luar biasa jadi kurang kondusif seperti ini,” tambah Darayanza.
Tidak dapat disalahkan, kurangnya persiapan dari pihak acara juga membuat acara ini alami ketidakjelasan secara konsep. Seperti yang di katakan oleh pertugas parkir yang enggan disebut namanua.
“Mungkin lahannya kurang, harusnya jalan ini di tutup aja dibuat seperti car free night,” ujar petugas parkir.
“Kalau ada macet gini yang disalahkan yang parkir,” tambahnya.
Dari awal acara Kayutangan Street Style alami pro kontra di media sosial, Darayanza pun mengatakan hal yang sama.
“Sebenernya dari yang instagram kita yang baru launching kemarin, banyak pro kontra, mereka meragukan karna takut macet,” jelasnya.
Harapan dari Darayanza sendiri, dari adanya kesalahan malam ini pihaknya dapat memetik pelajaran baru.
Kedepannya jika ada acara yang serupa akan menjadi pertimbangan lagi, mengenai tempat dan persiapan yang lebih matang pastinya.
“Semoga kedepannya akan lebih kondusif dan di persiapkan lebih matang lagi,” ujarnya.
Dengan adanya acara Kayutangan street style, harapannya muda mudi Kota Malang lebih percaya diri lagi dalam mengekspresikan diri dengan ciri khasnya masing-masing tanpa malu.
“Harapannya semoga Kota Malang bisa seperti kota kota sebelah lah minimal, tapi dengan versi sehat, style nya dapet dan tanpa kemacetan pastinya,” tutup Darayanza. (mg2/bob)










Balas
Lihat komentar