Banyuwangi, blok-a.com – Cuaca buruk dan curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir berdampak langsung pada harga komoditas pangan di Banyuwangi. Harga cabai rawit di pasar tradisional melonjak tajam hingga dua kali dalam waktu hanya tujuh hari.
Pantauan blok-a.com di Pasar Daerah (Pasda) Genteng I menunjukkan, pada 27 November harga cabai rawit masih berada di kisaran Rp40 ribu/kg. Kemudian naik 50 persen menjadi Rp60 ribu/kg pada 3 Desember, dan kembali naik hingga Rp80 ribu/kg pada 4 Desember 2025.
Kenaikan juga terjadi pada komoditas lainnya. Harga cabai merah besar naik dari Rp40 ribu menjadi Rp50 ribu/kg, sedangkan cabai hijau naik bertahap dari Rp30 ribu, Rp40 ribu, hingga Rp50 ribu/kg. Adapun bawang merah yang semula Rp38 ribu/kg naik menjadi Rp50 ribu/kg, atau meningkat 31,58 persen.
Lonjakan harga ini memberatkan masyarakat, terutama pelaku UMKM kuliner.
“Harga cabai dan bawang merah kembali naik lagi, ini membuat kami harus pandai menyesuaikan budget belanja, agar tetap dapat untung meski sangat tipis,” ujar salah satu pedagang sate/gule saat berbelanja di Pasar Genteng I.
Koordinator Pasda Genteng II, Teguh Hadi Pramono, melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Banyuwangi, Elia Shinta, menjelaskan bahwa kenaikan harga cabai rawit dipicu gagal panen akibat cuaca ekstrem.
“Mudah-mudahan hal ini tidak dijadikan kesempatan dalam kesempitan oleh para pedagang yang nakal, sehingga harga cabai dan bawang merah segera kembali normal, kasihan warga masyarakat,” tandas Eli, Kamis (4/12/2025).
Meski beberapa komoditas melonjak, harga kebutuhan pokok lainnya relatif stabil. Beras premium berada di kisaran Rp14.600–14.900/kg, telur ayam ras Rp27.500–28.000/kg, dan daging ayam potong Rp35 ribu/kg.
Daftar Harga Komoditas yang Masih Stabil
- Gula pasir: Rp16 ribu/kg
- Minyak premium: Rp22 ribu/L
- Minyak Sederhana: Rp20 ribu/L
- Minyak curah: –
- Minyak Kita: Rp17 ribu/L
- Daging sapi: Rp130 ribu/kg
- Daging ayam potong: Rp35 ribu/kg
- Daging ayam kampung: Rp80 ribu/kg
- Bawang putih: Rp30 ribu/kg
- Tepung: Rp12 ribu/kg
- Kubis: Rp5.000/kg
- Buncis: Rp12 ribu/kg
- Tomat: Rp10–12 ribu/kg
- Kentang: Rp12–14 ribu/kg
- Wortel: Rp11–12 ribu/kg
- Tahu isi 10 biji: Rp12 ribu
- Tempe: Rp3.500/batang
Eli berharap pemerintah segera menyiapkan langkah stabilisasi harga agar lonjakan tidak terus berlanjut.
“Mudah-mudahan pemerintah segera mengambil langkah-langkah untuk menstabilkan harga cabai dan komoditas lainnya, sehingga warga dapat membeli bahan makanan dengan harga yang lebih terjangkau,” tutupnya.(kur/lio)










Balas
Lihat komentar