Bank Indonesia Malang Dorong Produk Unggulan UMKM Lewat Digital Festival

Kota Malang, Blok-A.com – Bank Indonesia Malang (BI Malang) mengorbitkan produk-produk unggulan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui kegiatan Digital Festival (DIGIFES BI NGALAM 2022).

Kepala Perwakilan BI Malang, Samsun Hadi, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan Digifes BI Ngalam 2022 merupakan bentuk sinergi dari digitalisasi sistem pembayaran dengan Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata (BWI). Gerakan itu kerja sama Bank Indonesia, pemerintah, industri perbankan, perusahaan jasa pembayaran, fintech dan e-commerce yang bertujuan untuk mengakselerasi ekonomi-keuangan digital nasional sebagai pendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Melalui sinergi yang melibatkan baik sejumlah mitra utama maupun mitra pendukung seperti Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), perbankan, marketplace, industri, aggregator, serta asosiasi dan komunitas, seluruh Kementerian dan Lembaga, dipastikan KKI dapat mendukung Gernas BBI dan BWI serta Presidensi Indonesia pada G20 dalam mewujudkan semangat “Recover Together, Recover Stronger” serta mendukung gerakan #UMKMgodigital_goglobal,” katanya saat membuka Digifes BI Ngalam secara daring, Kamis (9/6/2022).

Penyelenggaraan DIGIFES BI NGALAM 2022 juga merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap flagship kegiatan Karya Kreatif Indonesia (KKI) serta pre-event Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2022.

Mengusung tema “Sinergi dan Bangkit Bersama Dukung Akselerasi Pemulihan EKonomi Melalui Digitalisasi” kegiatan ini berlangsung selama lima hari, yakni mulai dari 8 hingga 12 Juni 2022 yang bertempat di Grand Hall, Malang Town Square.

Terdapat beragam rangkaian kegiatan yang disuguhkan dalam kegiatan ini, mulai dari pameran produk unggulan UMKM binaan dan mitra Bank Indonesia Malang, fashion show, talk show, hingga berbagai macam lomba menarik.

Lalu ada pula penampilan fashion show produk-produk binaan dan mitra Bank Indonesia Malang dalam rangka mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) serta merupakan salah satu rangkaian kegiatan Road To Malang Fashion Week (MFW) 2022.

Hadir sebagai narasumber dalam acara talk show Ir. Andreas Eddy Susetyo, M.M., selaku anggota Komisi XI DPR RI, Hj. Dra. Dewanti Rumpoko, M.Si., selaku Walikota Batu, Henry Wahyu selaku Distrik Manajer LinkAja sebagai Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) dan penerbit QRIS, Arya Rangga selaku Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, serta public figure Cinta Laura yang juga selaku founder dari Soekarseno Foundation dan Puella ID.

Menurut dia, UMKM perlu didorong pengembangannya karena merupakan penopang penting ekonomi nasional. Dalam pengembangan UMKM, perlu ada sinergitas dari berbagai stakeholder.

Digitalisasi juga perlu diimplementasikan di pemerintah daerah. Kabar yang menggembirakan, dari tujuh pemda di wilayah kerja BI Malang, tiga sudah menerapkan digitalisasi, sedangkan empat daerah masih dalam tahap maju.

“Kami dorong pemda yang masih dalam tahap maju untuk menerapkan digitalisasi. Digitalisasi tidak hanya memudahkan layanan ke masyarakat, juga akan dapat meningkatkan penerimaan daerah,” katanya.

Anggota Komisi XI DPR, Andreas Susetyo, mendukung sinyalemen tersebut. Menurut dia, daerah yang sudah menerapkan digitalisasi layanan ternyata berdampak positif pada peningkatan penerimaan daerahnya.

Rangkaian kegiatan Digifes BI Ngalam yang akan berlangsung hingga 12 Juni mendatang, dengan berbagai kegiatan, yakni capacity building UMKM serta business matching, serta lomba yang diikuti oleh masyarakat umum, sosialisasi “Cinta Bangga dan Paham Rupiah”, kampanye QRIS 15 juta pengguna, serta launching Pasar dan Pusat Perbelanjaan/Mall S.I.A.P (Sehat, Inovatif dan Aman Pakai) QRIS 2022.

Ada juga pameran produk unggulan UMKM binaan dan mitra Bank Indonesia Malang, fashion show, dan talk show. (frd)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?