BLOK-A – Demi memeratakan Pendidikan pelajar Indonesia, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menargetkan 1 juta mahasiswa untuk dapat menerima bantuan Pendidikan lewat program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Kartu Indonesia Pintar (KIP) merupakan salah satu bentuk Program Indonesia Pintar (PIP) yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang tidak mampu tetapi memiliki potensi akademik yang baik.
Apa aja sih persyaratan untuk mendaftar KIP Kuliah?
1. Siswa SMA, SMK dan sederajat yang lulus tahun ajaran ini atau dua tahun sebelumnya.
2. Memiliki potensi akademik baik dan keterbatasan ekonomi yang dapat dibuktikan,
a. Kepemilikkan KIP Sekolah
b. Berasal dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH)
c. Pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
d. Mahasiswa dari panti sosial/asuhan
e. Mahasiswa dari keluarga dengan kategori empat pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
f. Membuktikkan pendapatan kotor gabungan orang tua/wali paling banyak Rp 4 juta per bulan atau Rp 750 ribu per bulan jika dibagi jumlah anggota keluarga.
3. Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru PTN atau PTS pada program studi yang terakreditasi.
Lalu bagaimana sih cara mendaftarnya?
1. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman kemendikbud
https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id
2. Calon peserta memasukkan data Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NIPSN) dan alamat email aktif.
3. Setelah proses validasi berhasil, sistem akan mengirimkan kepada calon peserta berupa nomor pendaftaran dan kode akses melalui email.
4. Calon peserta akan memasukkan nomor pendaftaran dan kode akses ke laman KIP Kuliah dan calon peserta dapat memilih seleksi yang akan diikuti antara lain, SNMPTN, SBMPTN, SNMPM, SBMPN dan Mandiri.
5. Setelah melakukan proses pendaftaran hingga memilih seleksi, calon peserta diharapkan berdoa sesuai keyakinanya masing-masing agar diterima sesuai pilihannya.
6. Calon peserta yang dinyatakan lolos seleksi dapat melakukan verifikasi lebih lanjut ke perguruan tinggi agar diusulkan menjadi penerima KIP Kuliah.










Balas