5 Hal Ini Jadi Biang Kerok Orang Terkena Serangan Jantung, Waspadai Yuk!

Penyebab Serangan Jantung
Foto: The Daily Beast

BLOK-A – Penyakit jantung menjadi ‘pembunuh’ nomor satu di dunia. Terutama serangan jantung yang menyebabkan banyak orang meninggal dunia. Data dari World Health Organization (WHO) mencatat, jumlah orang di seluruh dunia yang meninggal karena serangan jantung bisa mencapai 15,3 juta per tahunnya.

Serangan jantung dapat disebabkan karena berbagai hal. Misalnya karena orang tersebut memang memiliki riwayat penyakit jantung, atau kadar kolesterol dalam tubuh yang tinggi.

Selain itu, ada faktor-faktor lain yang bisa memicu dan meningkatkan risiko serangan jantung pada setiap orang.

Agar semakin waspada dan bisa menjaga pola hidup sehat, catat yuk 5 hal pemicu serangan jantung berikut ini!

1. Tubuh yang pendek

Orang dengan tubuh pendek ternyata lebih berisiko terkena penyakit jantung. Studi yang dipublikasikan oleh New England Journal of Medicine tahun 2015 menunjukkan bahwa cara tubuh orang pendek mengatur kadar kolesterol dan trigliserida ternyata lebih buruk dari orang tinggi.

2. Sering minum antibiotik

Sudah banyak penelitian yang mengatakan bahwa antibiotik tak baik untuk kesehatan kita. Salah satunya adalah Journal of the American College of Cardiology tahun 2019.

Studi tersebut menunjukkan bahwa orang yang sering mengonsumsi antibiotik memiliki risiko penyakit jantung 2,4 kali lebih besar. Selain itu, orang dengan riwayat penyakit jantung juga sebaiknya tidak meminum obat tersebut agar risiko serangan jantung tidak semakin tinggi.

3. Jam kerja yang terlalu lama

Gaya hidup no-life yang menunjukkan bahwa seseorang selalu bekerja memang banyak diikuti oleh anak-anak muda saat ini. Banyak yang menganggap bahwa itu adalah hal keren dan mengesankan ketika mereka dianggap sebagai workaholic.

Padahal kehidupan kerja seperti itu sama sekali tidak sehat. Menurut studi dari The Lancet pada tahun 2015, bahwa semakin lama jam kerja, semakin tinggi pula risiko terkena serangan jantung. Ini karena orang-orang workaholic tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup dan didukung pula dengan gaya hidup tidak sehat.

4. Masa kecil yang traumatis

Kenangan masa kecil yang buruk ternyata bisa memberikan kita gangguan kesehatan di masa depan. Dilansir dari WebMD, anak yang memiliki pengalaman di-bully, disiksa, atau menyaksikan kejadian yang traumatis lebih rentan terhadap penyakit kronis. Contohnya obesitas, tekanan darah tinggi, dan diabetes tipe 2. Kondisi-kondisi itu akan meningkatkan risiko serangan jantung.

5. Pesimisme

Apakah kamu termasuk orang yang sering berpikiran negatif? Jika iya, sebaiknya segera ubah mindset tersebut. Pasalnya, pesimisme bisa meningkatkan risiko serangan jantung.

Bagaimana bisa? Menurut laman British Heart Foundation, pesimisme sering kali diasosiasikan dengan gejala depresi. Kondisi tersebut erat kaitannya dengan risiko serangan jantung.

Apakah kamu memiliki salah satu atau beberapa hal yang disebutkan di atas? Jangan khawatir dulu, tidak semua kasus berakhir dengan serangan jantung kok. Maka dari itu, yuk biasakan hidup sehat mulai dari sekarang.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com