Proyek Kayutangan Heritage Dimulai, Jalan Basuki Rahmat Mendadak Jadi Arena ‘Dolanan’

Jalan Basuki Rahmat ditutup, mendadak jadi arena bermain
Jalan Basuki Rahmat ditutup, mendadak jadi arena bermain - Foto: Pungky Ansiska

KOTA MALANG – Penutupan kawasan Kayutangan Heritage sejak Senin (9/11) siang ternyata menyisakan kesenangan dikalangan anak kecil. Pasalnya kawasan yang tergolong ramai lalu lintas sejak pagi hingga malam kini dapat dimanfaatkan anak kecil untuk bermain sepak bola saat arus penutupan jalan.

Terlihat beberapa anak kecil mulai memainkan bola sesaat setelah kawasan tersebut ditutup. Bahkan mereka tak takut bermain di tengah jalan dengan tertawa kegirangan.

Salah satu anak, Abbiyuh Lera Aljabar mengaku senang dengan penutupan jalan di kawasan tersebut. Pasalnya ia dengan leluasa biasa bermain sepak bola bersama teman-teman.

“Tadi dikasih tahu kalau jalannya ditutup langsung bawa bola kesini. Kapan lagi main di jalan ini karena biasanya ramai kendaraan,” jelas Abbi kepada Blok-A.

Siswa kelas 3 SD ini biasanya hanya bisa bermain sepak bola di gang sempit kawasan tersebut. Namun dengan memanfaatkan jalan yang ditutup ia bisa bermain ramai-ramai dengan teman-teman.

“Biasanya kalau main di sana (gang percetakan) sempit tidak seluas disini. Kalau di sana juga temannya yang ikut tidak bisa banyak,” imbuhnya.

Sama halnya dengan Lio Prasetyo Danu Aprilio, ia mengaku senang dengan penutupan jalur tersebut. Meskipun hanya sementara namun bisa bermain dengan teman-temannya sudah menjadi kesenangan.

“Senang bisa main disini luas bisa lari ke sana kemari. Mumpung tutup ya kita manfaatkan buat main sepak bola saja,” kata Lio.

Dari pantauan Blok-A, tidak hanya bermain sepak bola, namun menjelang sore hari banyak anak-anak hingga dewasa yang memanfaatkan penutupan Jalan Basuki Rachmat untuk bersepeda. Bahkan semakin sore area tersebut semakin ramai dengan berkumpulnya anak-anak sekitaran untuk bermain.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com