Viral Video Dosen UIN Malang Cekcok dengan Warga Viral, Kampus Beri Sanksi

Viral Video Dosen UIN Malang Cekcok dengan Warga Viral, Kampus Beri Sanksi
Viral Video Dosen UIN Malang Cekcok dengan Warga Viral, Kampus Beri Sanksi

Kota Malang, blok-a.com – Sebuah video yang memperlihatkan cekcok antara seorang dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang dengan warga sekitar rumahnya viral di media sosial. Dosen berinisial IM tersebut bahkan disebut membawa sejumlah mahasiswa ke lokasi hingga memicu perhatian publik.

Dalam video, dosen laki-laki itu tampak berguling-guling di lahan kosong saat keributan terjadi. Dugaan sementara, insiden dipicu persoalan pribadi antara dosen dengan tetangganya.

Humas UIN Malang, M. Fathul Ulum, membenarkan bahwa sosok dalam video tersebut merupakan dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK). Namun, ia menegaskan persoalan itu tidak berkaitan dengan aktivitas akademik di kampus.

“Benar, itu memang dosen UIN Malang. Tapi ini kan urusan pribadi, jadi biar diselesaikan secara pribadi,” kata Fathul Ulum.

Dekan FITK UIN Malang, Muhammad Walid, juga meluruskan isu bahwa mahasiswa yang berada di lokasi sengaja didatangkan untuk melakukan perlawanan. Menurutnya, mahasiswa baru tersebut hadir karena dijadwalkan mengikuti perkuliahan di rumah sang dosen.

“Mahasiswa yang datang itu memang mahasiswa baru, yang baru saja dua kali mengikuti perkuliahan. Mereka tidak tahu menahu persoalan dengan tetangga dosen. Jadi kalau di video dikatakan penyerbuan, kami tegaskan itu bukan,” tegas Walid.

Meski demikian, Walid mengakui dosen IM telah melanggar aturan dengan memberikan kuliah di rumah pribadi. Pihak fakultas pun sudah mengambil langkah tegas.

“Kita sebagai pimpinan sudah melakukan tindakan, dengan mengganti dosen lain untuk sementara waktu. Setelah ada perkuliahan di rumah dosen, kami langsung mengeluarkan surat edaran agar dosen tidak melakukan perkuliahan di rumah,” pungkasnya. (yog)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com